2 Karyawati Diberhentikan Sepihak, Begini Penjelasan Kemenag Brebes

Kedua karyawati yamg Diberhentikan di Kemenag Brebes /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – 2 orang karyawati dengan status Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Brebes, yakni Resti Indri Saputri, warga Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari dan Lestari Ningsih, warga Desa Manggis Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, sejak akhir bulan Desember tahun 2021, telah diberhentikan dari tempatnya bekerja di Kemenag Brebes sebagai PPNPN.

Keduanya pun mengaku merasa tidak diberlakukan secara adil, karena pemberhentian yang dilakukan dinilai sepihak. Keduanya memprotes pemberhentian yang dinilai sepihak dikarenakan dirinya tidak pernah melakukan kesalahan seperti mendapatkan Surat Peringatan (SP) baik SP satu, dua ataupun SP tiga.

Lestari Ningsih, Rabu (05/01) siang, mengatakan jika pemberhentian kerja bersama rekannya Resti Indri Saputri, mengaku pemberhentian sepihak dinilai tidak adil. Apalagi sudah mengabdi selama 3 tahun di Kemenag.

‘kami meras tidak adil, mestinya dikonfirmasikan dulu kepada kami bukan langsung memberikan surat pemberhentian tanpa sebab,” ujarnya.

Baca juga : Lulus Uji Kompetensi Sejak 2015, Ratusan Guru ASN di Brebes Tuntut Peroleh Sertifikasi Pendidik

Yang menjadikan kekecewaan kami juga karena disaat pemberhentian dilakukan. Kemenag justru memasukan 3 karyawan baru,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Kemenag Kabupaten Brebes, Fajarin mengatakan pemberhentian yang dilakukan sudah melalui mekanisme prosedur Peraturan Menteri Agama Nomor 02 tahun 2019.

“Pemberhentian ini sudah sesuai prosedur, sementara terkait penerimaan karyawan baru, juga dilakukan dengan rekrutmen terbuka dengan syarat minimal sarjana pendidikan S1,* jelas Kepala Kemenag Brebes.***

Baca juga: Awal Tahun, Satnarkoba Polres Tegal Tangkap Pelaku Sabu

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *