80 ODGJ di Kecamatan Tanjung Brebes sudah Divaksin, Begini Trik Petugas

Petugas vaksinator dsri Puskesmas Tanjung melakukan vaksinasi kepada ODGJ. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Memberi vaksin pada Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), merupakan tantangan tersendiri bagi petugas vaksinator.

Hal itu dirasakan petugas vaksin di Puskesmas Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes, saat akan menyuntikkan vaksin pada mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.

Kepala Puskesmas Tanjung, drg. Adhi Supriadi, Selasa (04/01) siang,, menjelaskan data di Kecamatan Tanjung, ada 145 ODGJ, 80 orang diantaranya sudah disuntik vaksin.

“Untuk Kecamatan Tanjung, sudah ada 80 ODGJ yang sudah divaksin, 65 ODGJ lainnya belum dilaksanakan vaksin,” ujar Kepala Puskemas Tanjung.

Dari 65 ODGJ yang belum divaksin, hari ini petugas puskesmas Tanjung langsung mulai terjun dengan cara berkeliling mendatangi rumah-rumah warga ODGJ.

Kedatangannya petugas puskesmas Tanjung tidak sendiri. Selain dikawal pihak desa, juga melibatkan Polsek Tanjung.

“Kami door to door mendatangi rumah penderita ODGJ, termasuk melibatkan aparat desa, seperti saat di Desa Sengon pagi tadi (Selasa/04/01). Kedatangan petugas juga disertai dengan petugas kepolisian,” tutur Kepala Puskesmas Tanjung.

Baca juga: Disinyalir Banyak Mafia Tanah di Brebes, Komunitas Ndasmumet Nilai Itu Meresahkan

Berbagai cara pun kami lakukan agar mereka ODGJ mau divaksin. Upaya petugas dengan pendekatan terlebih dahulu agar ODGJ tersebut mau untuk divaksin. Namun ada juga yang menolak divaksin sehingga sedikit dibutuhkan kesabaran.

“Butuh kesabaran dan pendekatan dengan cara merayu mereka untuk mau divaksin, ada yang tidak mau keluar rumah karena menolak divaksin, ada juga yang berpura-pura sudah pernah divaksin,” ungkap Kepala Puskesmas Tanjung.

Namun, secara keseluruhan pelaksanaan vaksin door to door yang kami lakukan lancar. Kami menargetkan seluruh ODGJ di Kecamatan Tanjung bisa divaksin keseluruhan.

“Target kami semua ODGJ di Kecamatan Tanjung bisa divaksin semua, karena vaksinasi diperlukan semua orang termasuk ODGJ untuk mencegah penyebaran virus covid-19,” pungkas Kepala Puskesmas Tanjung, drg. Adhi Supriadi.***

Baca juga: Razia Anak Punk, Pasangan Siri Asal Jakarta Ikut Terjaring

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *