Ada 2 Bakal Calon Kades di Brebes Tercoret Gegara Pernah Tersandung Korupsi

Pilkades serentak tahun 2022 di Kabupaten Brebes. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Sebanyak 146 bakal calon (balon) kepala desa (Kades) dari 158 pendaftar dinyatakan lolos verifikasi. Bahkan, dua diantaranya gugur secara administratif karena pernah tersandung kasus korupsi. Yakni, satu balon dari Desa Bojongsari Kecamatan Losari dan satu balon dari Desa Tengki Kecamatan Brebes. Jumlah tersebut, berdasarkan rekapitulasi laporan panitia pemilihan kepala desa serentak tahap III di 43 desa 16 kecamatan di Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Brebes melalui Kabid Pemerintahan Desa Rosmeidiana Puspitasari mengungkapkan, berkurangnya jumlah balon kades yang akan ditetapkan sebagai calon kades dipastikan akan kembali mengerucut. Sebab, berdasarkan regulasi pelaksanaan Pilkades Serentak tertuang dalam Permendagri Nomor 72/ 2020 tentang pemilihan kepala desa. Kemudian, dipertegas dalam Perda 4/ 2019 dijabarkan kembali dalam Perbup terbaru Nomor 60/ 2021.

“Dalam regulasi Pilkades serentak, khusus pendaftar balon kades yang pernah divonis tindak pidana korupsi. Maka otomatis gugur secara administrasi persyaratan,” ujarnya, Senin (18/4) siang.

Sementara bagi mantan narapidana umum, jelas Rosmeidiana, masih diperbolehkan untuk mendaftar sebagai balon kades. Namun, dengan syarat vonis hukuman penjara yang dijalani kurang dari lima tahun. Selain itu, syarat administrasi balon kades minimal berpendidikan terakhir SMP.

Hal itu, dibuktikan dengan legalisir dan dilengkapi SKCK sebagai bukti berkelakuan baik. Beberapa pendaftar balon kades, masih memenuhi persyaratan tersebut sehingga masih dinyatakan lolos.

“Hasil laporan Panitia Pilkades Serentak tingkat desa, hanya balon kades pernah divonis tipikor yang dinyatakan gugur. Sedangkan, beberapa balon kades mantan napi umum masih memenuhi syarat,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Polres Brebes Gelar Operasi Yustisi Besar-Besar, Ini Sasarannya?

Sementara itu, Analis Rancangan Perundang-undangan Pemdes Pemkab Brebes, Imam Masrukhi menambahkan, setelah melewati tahapan penetapan balon kades pada Sabtu (16/4) lalu. Tahapan pilkades serentak, akan dilanjutkan dengan seleksi tertulis bagi balon kades di 4 desa. Sebab, jumlah pendaftar balon kades di desa yang mengikuti pilkades serentak lebih dari lima balon.

“Sesuai regulasi pilkades, pendaftar balon yang jumlahnya lebih dari lima. Akan menjalani tes seleksi tertulis pada 26 April mendatang. Hasilnya, minimal dua balon maksimal lima balon untuk ditetapkan calon kades pada 27 April nanti,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.