Ada 28 KK Terdampak Banjir Rob di Desa Randusanga Kulon, Tertarik Tempati Rusunawa

Dinperwaskim Brebes memberikan sosialisasi soal rusunawa kepada warga terdampak banjir rob di Desa Randusanga Kulon /ist

ARAH PANTURA, BREBES – Bupati Brebes, Idza Priyanti yang meminta agar warga terdampak banjir rob, yang selama ini telah menempati bangunan rumah di bantaran Sungai Sigeleng Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes untuk bisa pindah ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Hal itu disampaikan Bupati Idza Priyanti beberapa hari yang lalu, saat meninjau lokasi banjir rob di Desa Randusanga Kulon.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Brebes langsung merespon keinginan Bupati Brebes Idza Priyanti tersebut, dengan melakukan sosialisasi Rusunawa kepada warga terdampak banjir rob, yang digelar di Kantor Kepala Desa setempat, (03/12) kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Rakyat Dinperwaskim Brebes, Muhammad Taulani, Sabtu (04/12) sore, menjelaskan kalau Dinperwaskim Brebes telah mengumpulkan warga terdampak, khususnya mereka yang tinggal di bantaran Sungai Sigeleng  dengan memberikan penjelasan terkait pemanfaatan dari rusunawa bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Kami memberikan penjelasan ke warga jika rusunawa memiliki manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Apalagi tujuan dari dibangunnya rusunawa sendiri untuk mengurangi pemukiman kumuh padat penduduk.” Ujar Kabid Perumahan Rakyat Dinperwaskim itu

Baca juga: Jalur Tegal – Purwokerto Sempat Macet Parah, Akibat Underpass Prupuk Terendam banjir 

Kabid Perumahan Rakyat Dinperwaskim Brebes ini juga menjelaskan jika tidak sedikit rumah-rumah warga di sini merupakan warga terdampak langganan banjir rob.

“Di desa Randusanga Kulon ada 156 rumah terdampak banjir rob, 43 KK terparah. Namun sayangnya saat sosialisasi yang hadir hanya 36 Kepala Keluarga,” terang Kabid Perumahan Rakyat Dinperwaskim.

Dari 36 Kepala Keluarga (KK) yang hadir, ada 28 KK yang sudah bersedia pindah ke rusunawa, mereka tertarik setelah pihaknya memberikan penjelasan soal rusunawa.

“Memang sampai saat ini baru ada 28 KK yang minat untuk pindah ke rusunawa, selebihnya yang menolak alasannya klasik, betah tinggal di tanah kelahirannya dan soal mata pencaharian,” ungkap Kabid Perumahan Rakyat Dinperwaskim Brebes.

Sementara bagi warga yang minat pindah ke rusunawa, Senin (06/12) pekan depan, akan dimulai pengurusan administrasinya. Termasuk mereka yang akan pindah dengan menggunakan lahan sendiri.

“Senin besok warga yang berkenan pindah akan mulai dibantu pengurusan administrasinya, termasuk mereka warga yang mau pindah ke tempat lain untuk membangun rumah di lahannya sendiri, kita akan bantu memfasilitasi agar mendapatkan bangunan konstruksi model ruspin melalui Anggaran dari Pemerintah Provinsi,” pungkas Kabid Perumahan Rakyat Dinperwaskim M. Taulani.***

Baca juga: Masuk Daerah Rawan Longsor, Masyarakat di Bantarkawung Diminta Waspada 

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *