Akibat Terima Bansos Pandemi, 37 ASN Kota Cirebon Wajib Kembalikan ke Negara

ARAHPANTURA, CIREBON – Dikabarkan sebanyak 37 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon menerima bantuan sosial (bansos). Mereka dinilai tidak layak menerimanya, dan diminta untuk mengembalikan uang bansos ke negara.

Dikonfirmasi usai salat Jumat di lobi gedung Setda Kota Cirebon, Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi membenarkan hal itu. Bansos itu diperuntukkan bagi yang terdampak Covid-19.

“Ada 37 ASN di lingkup Pemda Kota Cirebon. Tapi mereka tidak mengusulkan, melainkan tiba-tiba muncul sebagai penerima bansos,” ujar Agus.

Baca Juga: Tim Pidsus Kejati Jabar Geledah PT PG Rajawali II, Ini Barang Bukti yang Disita

Data mereka bukan merupakan bagian dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga tidak melalui verifikasi dan validasi. Bansosnya pun bukan yang reguler, melainkan spesifik dampak pandemi Covid-19.

“Jadi itu non-DTKS. Memang ada temuan BPK dan sudah terkonfirmasi ke BKPSDM, memang benar 37 orang tersebut ASN,” katanya.

Agus juga sudah memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Inspektorat untuk melakukan penelaahan terhadap temuan tersebut.

“Tidak patut dan tidak pantas ASN dapat bansos. Informasi sementara, bansosnya bentuk uang. Saya berharap bulan ini selesai penelaahan, termasuk konfirmasi oleh BKPSDM dan Inspektorat kepada para ASN tersebut,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan meminta kepada para ASN yang menerima bansos untuk mengembalikan kepada negara. Menurut Agus, ASN tidak pantas mendapat bansos, karena tidak terlalu terdampak pandemi.

“Kami minta pengembalian. Karena ASN punya gaji tetap, ada tunjangan, dan tidak terlalu terdampak pandemi,” katanya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *