Angka Janda Naik, Kasus Perceraian Di Brebes Urutan Kedua di Jateng

Perkara kasus perceraian di Kabupaten Brebes terbilang tinggi dan menduduki urutan ke 2 di Jawa Tengah. / Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Meski Angka duda dan janda naik akibat kasus perceraian yang terjadi di Kabupaten Brebes selama tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Pengadilan Agama mencatat selama tahun 2021 ada 5.459 perkara kasus perceraian yang ditangani. Dimana majelis hakim Pengadilan Agama sampai dengan November yang lalu, telah memutus perceraian mencapai 4.358 kasus.

Sementara di tahun 2020 yang lalu, perkara perceraian yang masuk di Pengadilan Agama Brebes berjumlah 5.382 yang diperkarakan.

Humas Pengadilan Agama Brebes, Nursidik, Senin (27/12) mengatakan angka kasus perkara perceraian naik jika dibandingkan perkara perceraian yang diajukan tahun kemarin. Bahkan, kasus perceraian di Kabupaten Brebes terbilang tinggi karena berada di urutan kedua setelah Kabupaten Cilacap.

Baca juga: Masuk Injury Time, Penyerapan Anggaran di Brebes Belum Ada 90 Persen

“Perkara kasus perceraian untuk tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, perkara perceraian di Brebes terbilang tinggi. Untuk tahun ini saja berada diurutan kedua di Jawa Tengah, ungkap Humas Pengadilan Agama Brebes.

Seperti diberitakan sebelumnya, Humas Pengadilan Agama Brebes kembali menjelaskan ada beberapa faktor yang mempengaruhi angka perceraian. salah satunya faktor ekonomi. Di mana, faktor ekonomi masih menjadi pemicu utamanya yakni, 3.316 perkara perceraian dilatarbelakangi masalah perekonomian.

“Sedangkan faktor lainnya karena pertengkaran ada 1.006 perkara. Kemudian, meninggalkan salah satu pihak sebanyak 49 perkara, kekerasan dalam rumah tangga satu perkara dan karena faktor judi satu perkara,” pungkas Humas Pengadilan Agama Brebes, Nursidik.***

Baca juga: Wow, Ada 4.358 Janda Cerai Di Brebes Selama Tahun 2021

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *