Antisipasi Bencana, Pemkab Brebes Diminta Punya Konsep Jelas Antisipasi Dan Penanganannya

Anggota Fraksi PDI-P DPRD Brebes, Tri Murdiningsih menyampaikan pandangan fraksi soal penanganan bencana di Kabupaten Brebes /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Salah satu Anggota DPRD Brebes, Tri Murdiningsih, menyampaikan pandangan umum mewakili Fraksi- Fraksi Di DPRD Brebes, saat rapat paripurna yang membahas 6 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), di gedung dewan setempat, Senin (20/12) siang.

Saat penyampaiannya, didepan Bupati Brebes, Idza Priyanti, pimpinan dan anggota DPRD Brebes, fokus utama yang dibahas adalah penanganan banjir harus menjadi prioritas utama, sehingga bisa diminimalisir kerugian yang ditimbulkan.

Anggota Fraksi PDI-P Brebes ini, mempertanyakan sejauh mana langkah atau upaya nyata dalam hal ini Pemkab Brebes dalam rangka antisipasi bencana. Terutama prioritas dalam bencana banjir akibat luapan sungai ataupun banjir rob di pesisir pantai utara.

Baca juga: Petugas Vaksinator Piknik Dan Batalkan Vaksin di 6 Desa, Begini Penjelasan Kepala Puskesmas Tonjong

“Ini karena Brebes merupakan daerah rawan bencana, bagaimana konsep ataupun regulasi dalam meminimalisir bencana yang datang secara tak terduga. Karena dengan pengetahuan yang minim masyarakat mengkhawatirkan hal itu bila terjadi,” tegas Anggota Fraksi PDI-P DPRD Brebes, Tri Murdiningsih.

Menurut politikus perempuan asal Kecamatan Paguyangan itu, regulasi dalam penanganan bencana, seharusnya bisa disiapkan sejak dini, guna menjadi acuan penting dalam pencegahan dan penanganan bencana.

“Paling tidak dengan adanya regulasi dalam penanganan bencana, Pemkab Brebes bisa menyiapkan sejak dini dalam pencegahan dan penanganan bencana yang terjadi,” ungkap Anggota Fraksi PDI-P DPRD Brebes, Tri Murdiningsih dalam penyampaiannya di gedung dewan setempat.***

Baca juga: Hati-hati! Selewengkan Bantuan Ternak Akan Berurusan Dengan Hukum

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *