Baru 33 Perusahaan di Brebes Yang Laporkan Pembayaran THR Buruh 100 Persen

PT. Daehan Global memberikan THR 100 persen kepada ribuan buruh. /ist

ARAH PANTURA, BREBES – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes, mencatat baru ada 33 perusahaan membayarkan tunjangan hari raya (THR) secara penuh sesuai instruksi Kementerian Tenaga Kerja.

“Sebanyak 33 perusahaan besar ini sudah melaporkan pelaksanaan pembayaran THR. Hasil pengawasan memang tidak ada yang membayarkan secara bertahap (dicicil),” kata Kepala Dinperinaker Kabupaten Brebes, Warsito Eko Putro, Kamis (28/4) siang.

Ia mengungkapkan, jumlah total perusahaan di Kabupaten Brebes sebanyak 503 perusahaan. Hingga hari ini, baru 33 perusahaan yang melapor sudah membayarkan THR sesuai ketentuan.

“Dari jumlah itu, ada dua pengaduan pekerja dari dua perusahaan yang belum membayarkan THR sesuai ketentuan. Namun, yang satu aduan hari ini tadi sudah selesai dan dibayarkan. Untuk yang satu aduan kami masih menunggu pihak terkait untuk klarifikasi,” ungkapnya.

Menurut dia, dengan keberadaan posko pengaduan THR, diakui, memang bermanfaat bagi para pekerja yang tak menerima THR.

Terkait laporan pelaksanaan THR, kata dia, mayoritas sudah melapor, meskipun ada beberapa perusahaan yang sudah membayarkan THR tetapi belum melapor.

Sementara itu, Manager PT Daehan Global Harry Yawan Kurnia memastikan jika sebanyak 7600 pegawai di perusahaanya telah menerima THR secara penuh dan tanpa dicicil.

“Alhamdullilah THR sudah 100 persen diterima 7600 pekerja sebelum H-7 lebaran. Kita berkomitmen mengikuti aturan dari pemerintah terkait hal itu ” kata Harry Yawan Kurnia.

Dengan begitu telah sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, bahwa THR harus dibayarkan H-7 Idul Fitri.

BACA JUGA :  Wisata Telaga Ranjeng, Cagar Alam yang Miliki Mitos Ini

Harry mengakui, tahun ini pencairan THR jauh lebih lancar dibandingkan tahun lalu. Pihaknya berharap perekonomian terus kembali mengalami peningkatan. Karena sempat mengalami penurunan akibat Pandemi COVID-19.

“Bukan hanya THR yang kami beri penuh, untuk pemberian gaji karyawan, kami bantu gaji mereka dibayar 50 persen lebih awal dari yang ditentukan. Tujuan kami agar membantu buruh yang akan berlebaran,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.