Beberapa Jembatan di Kec. Tonjong Terputus,  Ada Faktor Pemicunya

Anggota DPRD Brebes, Mustolah menanggapi soal adanya beberapa jembatan terputus di Kecamatan Tonjong. /Arah Pantura
ARAH PANTURA, BREBES – Melihat banyaknya tayangan di pemberitaan dan media sosial, adanya siswa sekolah di sejumlah Desa di Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang kesulitan menyeberangi sungai saat arus deras. 
Disikapi oleh salah seorang Anggota DPRD Brebes, Mustolah yang juga merupakan warga Brebes Selatan.
Anggota DPRD Brebes, Mustolah, Jumat (26/11) pagi mengatakan jika di sepanjang Sungai Pedes dan Sungai Glagah yang melintasi sejumlah Desa di Kecamatan Tonjong, ada beberapa jembatan yang terputus terbawa arus sungai.
“Ada beberapa jembatan di Kecamatan Tonjong yang tergerus arus sungai dari mulai jembatan di Desa Tanggeran, Desa  Purwodadi, Desa Pepedan, Desa Tonjong, serta jembatan di Dukuh Wadas Gumantung di Desa Kutamendala,” ujar Anggota DPRD Brebes itu
Mustolah yang merupakan Anggota Fraksi PKB di DPRD Brebes ini, menjelaskan jika adanya beberapa jembatan yang ambrol hingga lenyap terbawa arus, terjadi karena ada beberapa faktor pemicunya.
“Faktor pemicu jembatan terputus, memang karena terbawa arus sungai yang deras. Pemicu lainnya karena adanya penambangan pasir dan bebatuan disekitar jembatan,’ jelas Anggota Komisi II DPRD Brebes, Mustolah.
Pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan penghasilan warga selama ini, ternyata berdampak pada kondisi infrastruktur jembatan yang rusak.
“Kami berharap seluruh masyarakat disekitar Sungai Pedes dan Glagah di Kecamatan Tonjong untuk bisa saling menjaga kondisi alam, untuk tidak sembarangan melakukan aktifitas penambangan yang berakibat fatal,” pungkas Anggota DPRD Brebes tersebut.
Sementara pihak Pemkab Brebes menanggapi pihak Desa Pepedan soal jembatan yang terputus di Dukuh Mranggi, mengatakan jika jembatan yang lenyap diterjang banjir setahun lalu merupakan jembatan desa dan kewenangannya merupakan di pihak desa.***
Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *