Bocah di Bantarkawung – Brebes Memiliki Kelamin Ganda, Keluarga Bingung Biaya Pengobatan

Salsabila, bicah 7 tahun yang diduga memiliki kelamin ganda. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Salsabila, bocah perempuan 7 tahun warga Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, diduga mengalami kelainan pada alat kelaminnya. Seiring bertambah usia, pada alat kelamin gadis ini muncul benjolan mirip jenis kelamin laki laki.

Munculnya benjolan pada alat kelamin terjadi sejak Salsabila berusia 4 tahun. Elin Karlina (34), ibu Salsabila, Minggu (09/01) pagi, ibu mengaku, awal munculnya itu ditandai dengan adanya pembengkakan di alat kelamin. Bengkak ini dibarengi dengan rasa sakit hingga membuat Salsabila menangis.

“Sekitar umur 4 tahun muncul bengkak pada alat kelamin putri saya. Anaknya sering nangis kalau bengkak,” ujar Elin Karlina saat ditemui di rumahnya.

Karena keluhan yang dialami, anak kedua dari pasangan Caswoyo dan Elin Karlina, kemudian dibawa ke bidan untuk diperiksa dan saat diperiksa bidan menduga terkena hernia dan pengobatannya harus menunggu cukup umur.

“Saat diperiksa di bidan katanya hernia. Terus kalau mau dioperasi harus nunggu cukup umur,” jelasnya.

Namun semakin lama benjolan itu terus membesar. Orang tua memberanikan memeriksakan ke salah satu rumah sakit di Kecamatan Bumiayu. Di rumah ini, kata Caswoyo anaknya diperiksa USG dan periksa laboratorium. Dan kemudian menjalani pemeriksaan di RSUD Margono Purwokerto hingga RSUP Karyadi di Semarang.

“Sempat periksa USG sama test lab. Hasilnya tidak ditemukan rahim dan hasil lab juga normal. Terus dari RSUD Margono dirujuk lagi ke Semarang (RSUP Karyadi),” ungkapnya.

Baca juga: Horee! Ainu Rofik Bocah Pemulung Asal Brebes Dapat Sepeda

BACA JUGA :  Ditemukannya Fosil Tertua di Indonesia, Geopark Situs Bumiayu Akan di Dibangun

Makin bertambah umur, benjolan di kelamin Salsabila makin besar dan menyerupai kelamin laki laki. Munculnya benjolan ini dibarengi dengan perubahan perilaku Salsabila dari wanita menjadi seperti laki laki.

“Mulai dari pakaian, dia sukanya pakai baju laki laki, tidak mau baju perempuan. Sekalinya pakai baju wanita karena dipaksa, terutama kalau mau sekolah sama mengaji. Kemudian dia sukanya bermain sama laki laki, main sepakbola. Pokoknya mainan laki laki dan tidak mau sama perempuan,” terangnya

Karena perubahan ini, Salsabila sekarang rutin periksa di RSUP Karyadi. Terakhir, Selasa kemarin dia diperiksa oleh dokter spesialis endokrinologi. Sampel darah Salsabila diambil untuk diperiksa kromosomnya. Di samping itu, gadis ini juga kembali diperiksa USG.

“Kemarin Selasa terakhir periksa oleh spesialis endokrinologi. Diambil darah sama periksa USG. Darahnya itu untuk diperiksa kromosomnya.¬†Kromosom ini nanti sebagai penentu jenis kelamin,” katanya.

Pihak keluarga kini bingung untuk biaya pengobatan dan bolak-balik ke rumah sakit dan berharap ada bantuan untuk meringankan beban pengobatan.

“Kami bingung setiap pengobatan tidak semuanya ditanggung BPJS, ditambah ongkos bolak-balik ke Semarang. Kami harus rutin memeriksakan anak dan saat ini bingung biaya karena bapaknya kebetulan habis sakit jadi banyak menganggur dirumahnya,” imbuhnya.

 

Pihak Desa Legok Bantarkawung memberikan donasi warga kepada keluarga Salsabila /ist

Pihak Desa Legok Bantarkawung memberikan donasi warga kepada keluarga Salsabila /ist

Terpisah, Sekdes Legok Kecamatan Bantarkawung Nanang Suryana, menerangkan, keluarga Salsabila masuk keluarga miskin. Beban hidupnya bertambah karena harus bolak balik ke rumah sakit untuk mengobati anaknya yang mengalami kelainan kelamin.

Untuk meringankan beban keluarga, pihak desa telah menghimpun dana santunan. Uang dari donatur sebanyak Rp.9 juta, kata Sekdes telah diberikan ke keluarga Salsabila.

“Dia itu warga kami dari keluarga tjdak mampu. Karena mengalami penyakit kelainan kelamin, harus bolak balik ke rumah sakit,” pungkas Sekdes Legok.***

BACA JUGA :  Satnarkoba Polres Brebes Berhasil Ungkap 42 Kasus Selama Tahun 2021

Baca juga: Rumah Keluarga Bocah Pemulung di Brebes Akan Direhab

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.