Dewan Beri 42 Catatan Dalam LKPJ Bupati Brebes Tahun 2021

Juru bicara Pansus 29 DPRD Brebes Tri Murdingsih. /Arah Pantura

 

ARAH PANTURA, BREBES – Rapat Paripurna DPRD Brebes dengan agenda Penetapan dan Penyampaian Rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Brebes Tahun 2021 digelar di Ruang Parpurna Atas DPRD Brebes, Selasa (26/4) siang.

Dimana dalam penetapan LKPJ Bupati, terungkap ada 42 catatan berupa rekomendasi dewan diberi kepada Pemkab Brebes untuk dilaksanakan.

Puluhan catatan rentetan rekomendasi disampaikan perwakilan empat juru bicara Panitia Khusus yang membahas rekomendasi LKPJ Bupati 2021.

Dimana rapat paripurna tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD M Taufik didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti dan Wakil Bupati Narjo. Turut hadir, Wakil Ketua Teguh Wahid Turmudzi dan Wurja beserta 15 anggota DPRD yang hadir secara langsung. Sedangkan, selebihnya dan perwakilan OPD mengikuti rapat paripurna secara virtual meeting.

Rekomendasi Pansus, disampaikan empat perwakilan meliputi Pansus 27, 28, 29 dan 30. Masing-masing juru bicara pansus, dimana Pansus 27 membidangi Hukum dan Pemerintahan, Pansus 28 soal pendidikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Disusul Pansus 29 membahas LKPJ bidang pembangunan infrastruktur dan Pansus 30 membidangi ekonomi dan keuangan.

Juru bicara Pansus 27 membidangi Hukum dan Pemerintahan Sukirso menjelaskan, berdasarkan hasil kinerja dan rapat internal pansus menyampaikan 10 rekomendasi. Diantaranya, Bupati direkomendasikan untuk memberikan instruksi kepada Seluruh Kepala OPD untuk membuat LKPJ yang memenuhi semua unsur indikator penilaian.

“Kemudian, DPRD merekomendasikan optimalisasi pemanfaatan Dana Siap Pakai untuk penanganan bencana. Sehingga, penanggulangan dan dampak yang ditimbulkan secara cepat tepat dan efektif,” jelasnya.

BACA JUGA :  Operasi Zebra Candi, Polisi Fokus Penilangan Gunakan 2 Kamera Ini

Khusus DLHPS, lanjut Sukirso, diminta lebih serius menangani persoalan sampah. Sebab, beberapa bulan terakhir makin banyak gunungan sampah di beberapa TPS liar yang butuh penanganan mendesak. Kemudian, BKPSDMD diminta lebih optimal melakukan pemetaan THL sebagai upaya menganalisis kebutuhan formasi pegawai.

Zubaedah, juru bicara Pansus 28 DPRD Brebes. /Arah Pantura

Zubaedah, juru bicara Pansus 28 DPRD Brebes. /Arah Pantura

Sementara itu, juru bicara Pansus 28 bidang pendidikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Zubaedah menyampaikan lima rekomendasi. Diantaranya, rekomendasi untuk Dinkes agar lebih mengintensifkan skrining awal pada pasien yang ada di rumah sakit. Termasuk, melengkapi jumlah dokter spesialis sesuai formasi kebutuhan khususnya spesialis bedah saraf. Sedangkan, untuk kesejahteraan rakyat perlu dilakukan pendataan rutin bagi guru ngaji dan takmir masjid musala. Sehingga, ada apresiasi merata dan menghapus kecemburuan sosial bagi para penggiat keagamaan.

“Bidang pendidikan, Pemkab Brebes diminta menambah anggaran sesuai amanat UU yakni 20 persen. Kemudian, Dinsos harus fokus penanganan pengungsi dan korban bencana,” katanya.

Perwakilan Pansus 29 Tri Murdiningsih, membahas LKPJ bidang pembangunan menyampaikan 20 rekomendasi. Khususnya, banyak kerusakan jalan yang sudah terjadi lima tahun lebih tapi hingga kini belum tertangani. Salah satunya jalan Cikakak. Sedangkan, Pansus 30, membahas LKPJ bidang ekonomi dan keuangan memberikan 7 rekomendasi. Salah satunya, urusan dan program bidang perekonomian. Yakni, konsistensi dalam rangka peningkatan perekonomian dan penyertaan modal yang sudah dianggarkan tapi tak dicairkan.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.