Diduga Gegara Makan Ini, Puluhan Santriwati di Brebes di Rawat ke Rumah Sakit

Puluhan santriwati di Brebes menjalani perawatan di RSUD Brebes karena diduga keracunan makanan /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES– Puluhan santriwati dari Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes harus menjalani perawatan di ruang IGD Rumah Sakit setelah mengalami mual, muntah dan diare, usai makan siang, pada Kamis (23/12) siang kemarin.

Para santriwati yang diduga mengalami keracunan sebanyak 30 orang. Saat makan siang bersama, mereka menyantap lauk makanan masakan udang yang diberi oleh dermawan saat makan siang.

Beberapa jam berselang, para santri mengeluhkan mual dan muntah, bahkan ada yang kena diare sehingga oleh pihak pengelola pondok para santri dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Ya memang mereka (santriwati) mengalami sakit perut dan muntah, bahkan ada yang diare setelah makan masakan udang. ada yang dibawa ke RS Bhakti Asih, ada juga yang dibawa ke sini (RSUD Brebes) untuk diberikan pertolongan,” kata seorang pendamping santriwati yang menemani para santri di IGD RSUD Brebes, Jumat, (24/12) siang.

Baca juga: Hasil Razia Jelang Nataru, Satnarkoba Polres Tegal Musnahkan Ribuan Botol Miras Berbagai Merek

“Di RSUD Brebes ada 11 santriwati, tapi kata dokter delapan santri hari ini boleh pulang rawat jalan. Sedangkan 3 santriwati lainya sedang dalam perawatan intensif,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Keperawatan RSUD Brebes, Trisno, mengatakan, kondisi para santriwati yang dilarikan ke IGD dini hari tadi dalam kondisi gejala keracunan makanan ringan.

“Mereka sudah tertangani tim dokter dan kondisinya membaik. Hanya 3 santriwati yang dalam perawatan di ruang inap karena mengalami diare. 8 santriwati hari rencananya sudah diperbolehkan pulang. Ujar Kasi Perawatan RSUD Brebes, Trisno.***

BACA JUGA :  Jalan Cikakak-Banjarharjo Baru Bisa Diperbaiki Sementara, Ini Penyebabnya

Baca juga: PPTR Prediksi Puncak Arus Mudik Libur Nataru Nanti Malam

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.