Dikeluhkan Pembuatan KK Sampai 2 Minggu, Begini Penjelasan Disdukcapil Brebes

ARAH PANTURA, BREBES – Sejak awal
Tahun 2022, banyak masyarakat di Kabupaten Brebes yang mengeluhkan lamanya pelayanan pembuatan Kartu Keluarga(KK) di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Brebes.

Sebab, sebelumnya pembuatan KK pemohon hanya memerlukan waktu paling lama 2 hari. Namun sejak awal tahun ini membutuhkan waktu paling cepat dua minggu.

Lamanya proses pembuatan KK, seperti dialami Darsinah, 45, warga Desa Padasugih. Menurutnya, pengajuan berkas pembuatan KK baru sudah diajukan sejak pertengahan Januari kemarin. Namun, hingga awal Februari ini ia sudah tiga kali bolak balik ke Kantor Kecamatan Brebes untuk konfirmasi. Hasilnya, pencetakan KK belum bisa dilakukan dengan alasan masih diverifikasi Dindukcapil.

“Saya tidak tahu, kenapa proses pembuatannya sekarang bisa lama. Padahal waktu cerai (pisah KK) awal Desember kemarin cuman membutuhkan waktu dua hari,” terangnya.

Pengalaman serupa, dialami Hasanudin, 48, warga Kelurahan Limbangan Kulon yang mengaku sudah mengajukan berkas sejak minggu kedua Januari. Tapi, setelah kembali mendatangi Kantor Kecamatan Brebes, belum juga selesai.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Brebes Mayang Sri Herbimo mengatakan, memang beberapa waktu lalu pelayanan adminduk, salah satunya pengurusan Kartu Keluarga (KK) agak sedikit terganggu. Namun, saat ini layanan itu sudah kembali normal.

“Memang agak sedikit terganggu kemarin, tapi saat ini pembuatan adminduk seperti KK sudah kembali normal,” jelasnya.

Dijelaskannya, terkait adanya keterlambatan pembuatan KK beberapa hari yang lalu dirinya meminta maaf. Namun, saat ini pihaknya saat ibi masih ada masa transisi sitem verifikasi baru

“Saat ini pembuatan KK harus ada verifikasi dua pejabat. Jadi, dalam usulan pembuatan KK tidak hanya diperiksa oleh operator saja, harus ada pengecekan dari pejabat yang bersangkutan,” kata Kepala Disdukcapil Brebes, Mayang Sri herbimo

BACA JUGA :  Ditipu Kerja di Perkebunan Australia, 10 Warga Brebes Lapor Polisi

Baca juga: KKN Mahasiswa Diminta Jangan Sekedar Formalitas, Begini Penjelasannya

“Keterangan dari operator kecamatan, sekarang sistemnya ditangani langsung Dindukcapil. Jadi, harus menunggu proses verifikasi dari sistem online-nya,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Brebes, Arif Rakhmawan, Kamis (03/02) siang, menjelaskan, pihaknya membenarkan adanya gangguan proses layanan pembuatan KK.

Penyebabnya, karena sistem baru sehingga operator verifikasi Dindukcapil butuh waktu untuk penyesuaian. Terlebih, sistem terbaru sekarang verifikator dilakukan langsung operator Dindukcapil dari sebelumnya oleh operator kecamatan. Namun, layanan prioritas pencetakan KK tetap berlaku bagi warga yang mengakses layanan rumah sakit maupun bansos.

“Penyesuaian sistem baru sekarang, verifikasi berkas hanya dilakukan operator Dindukcapil. Sehingga, proses lebih lama karena pengajuan berkas KK banyak,” ungkapnya.

Arif Rakhmawan menambahkan, sejak minggu pertama hingga akhir Januari kemarin. Pihaknya mengaku, pencetakan KK memang masih dibatasi hanya menerbitkan 300 lembar. Namun, seiring sudah berjalannya proses penyesuaian operator verifikasi Dindukcapil mulai berangsur normal.

“Perbedaan sistemnya, jika dulu operator kecamatan bisa memproses verisikasi berkas. Kemudian, tinggal minta tanda tangan elektronik ke Dindukcapil. Tapi, sistem sekarang dihandle operator Dindukcapil sepenuhnya,” pungkasnya.***

Baca juga: Anggota dan Karyawan DPRD Brebes Disuntik Vaksin Booster

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.