Enggartiasto Lukita Dorong Industri Rotan Cirebon Tetap Eksis dan Berkembang

ARAH PANTURA, Cirebon – Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia periode 2016-2019 Enggartiasto Lukita menyebut, Kabupaten Cirebon dikenal dengan industri furniture dari rotan.

Menurut Enggar, produk rotan menjadi satu kekhasan tersendiri dari Cirebon. “Dari sekian banyak kekhasan yang dihasilkan oleh Cirebon, salah satunya adalah kerajinan rotan,” ujar Enggar saat ditemui di sela-sela kunjungannya pada Tukulokal Bazaar Festival di Bentani Hotel Cirebon, Sabtu (15/6/2024).

Ditambahkan Enggar, di berbagai negara masih banyak yang mencintai sesuatu yang alamiah. Namun, saat ini dihadapkan pada pilihan lain yaitu rotan sintetis. Untuk itu, perajin rotan di Cirebon harus mempertahankan produksi dan mengikuti perkembangan jaman.

“Dari beberapa negara, mereka sangat fanatik untuk tetap mempergunakan rotan asli. Bahkan permintaan dari luar negeri akan furniture rotan asli masih begitu besar,” katanya.

Untuk itu, sebagai orang yang berasal dari Cirebon, Enggar berharap industri rotan di Cirebon harus tetap mempertahankan kekhasannya.

Namun, Enggar memberikan catatan kepada industri rotan di Cirebon untuk bisa mengikuti perkembangan jaman dan juga permintaan.

“Kalau kita saksikan disini (Tukulokal Bazaar Festival), desainnya, kenyamanannya, itu mempunyai nilai lebih. Karena dengan desain lebih moderen pun, tetapi kenyamanan menjadi salah satu faktor yang tetap dipertahankan oleh industri rotan yang ada di Cirebon,” ungkapnya.

Dengan perkembangan yang begitu pesat, desain furniture juga harus mengikuti perkembangan. Seperti halnya bentuk-bentuk yang menarik bagi masyarakat kekinian.

“Ini juga harus dilihat dari kebutuhan atau permintaan pasar saat ini. Saya sangat menyambut gembira dan mendorong agar industri rotan tetap eksis dan berkembang,” pungkasnya. (HSY)

Spread the love

BACA JUGA :  Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *