Fokus Deteksi Dini ABK,  Puskesmas Bumiayu Masuk 10 besar Top Inovasi Pelayanan Publik Jateng

Kepala Puskesmas Bumiayu,, dr. Ali Budiarto usai menerima penghargaan 10 Top Inovasi pelayanan publik Jateng 2021 /iat
ARAH PANTURA, BREBES – Puskesmas Bumiayu beberapa waktu lalu berhasil
masuk 10 besar Top Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Jawa Tengah tahun 2021, keberhasilan ini berkat Inovasi Pelayanan Publik yang dilakukan Puskesmas Bumiayu kepada mereka para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Capaian itu sesuai dengan Surat Gubernur Jateng Nomor: 005/3218 Tanggal 29 November 2021.
Kepala Puskesmas Bumiayu dr Ali Budiarto mengatakan, jika inovasi PeDeKaTe ABK (Peduli, Deteksi dan Intervensi Dini Anak Berkebutuhan Khusus), dilakukan karena sebagai bentuk keprihatinanya terhadap nasib anak anak yang memiliki kebutuhan khusus.
Maka tak heran jika Puskesmas Bumiayu terus berupaya menggerakkan progam tersebut dengan mengajak elemen masyarakat, supaya penemuan kasus ABK di wilayah Bumiayu dan sekitarnya, bisa dilberi kemudahan dalam memberikan akses layanan
“Untuk target program ini  fokus pada kelompok rentan berkebutuhan khusus, utamanya usia balita dan anak kurang mampu,”  tegas Kepala Puskesmas Bumiayu, dr Ali Budiarto.
Untuk mensukseskan program PeDeKaTe ABK, Puskesmas Bumiayu mengajak OPD terkait dan elemen masyarakat. Diantaranya, Dinas Sosial, DP3KB, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, KPAI, Donatur, Organisasi Profesi dan Forkompimcam.
“kita menggerakkan sektor terkait supaya bisa melakukan deteksi dini dan pemantauan langsung kepada perkembangan balita. Intervensi dini yang kita lakukan yakni fisioterapi melakukan assessment, serta konsultasi lanjutan,” jelas Kepala Puskesmas Bumiayu.
Selama program ini berjalan, Puskesmas Bumiayu telah melakukan pendampingan kepada seratusan anak disabilitas. Diantaranya, disabilitas fisik 60 anak, disabilitas mental 14 anak, disabilitas intelektual 38 anak dan disabilitas sensorik 5 anak.
“Program inovasi yang kita jalankan ini untuk mengatasi keterlambatan deteksi kepada balita dan anak disabilitas sejak dini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa membantu sesama dan bermanfaat,” kata Kepala Puskesmas Bumiayu dr Ali Budiarto.
Anggota Komisi IV DPRD Brebes, Muhammad Rizki Ubaidillah mengapresiasi keberhasilan Puskesmas Bumiayu di bidang kesehatan yang masuk 10 besar Top Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Jawa Tengah.
“Kami apresiasi apa yang sudah diraih oleh teman-teman nakes di Puskesmas Bumiayu. Harapan kami mudah-mudahan bisa masuk ke tahap selanjutnya sampai di tingkat nasional,” ucap Anggota DPRD Brebes, M. Rizki Ubaidillah, Kamis (02/11)malam.***
Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *