Gasak Uang Rp. 250 Juta, Komplotan Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil Dibekuk

2 pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil di bekuk Satreskrim Polres Tegal Kota. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, TEGAL – Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota, berhasil membekuk dua pelaku pencurian uang nasabah bank yang terjadi pada Senin (07/3) pekan lalu.

Penangkapan keduanya setelah diketahui sebagai pelaku pencurian uang nasabah bank sebesar Rp. 250 juta milik korbanya Susmiar, seorang karyawan Bulog Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, mengungkapkan kedua pelaku pencuri spesialis pecah kaca mobil yakni Darusalam (38) dan Boby Anwar (38) merupakan warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

“Keduanya dikenal sebagai kelompok Palembang yang sering beraksi di berbagai kota di tanah air. Bahkan aksi pecah kaca pelaku ini pernah melakukan aksinya di negara Singapura,’ jelas Kapolres Tegal Kota.

Beliau menjelaskan kedua pelaku ditangkap di wilayah Jombang Jawa Timur setelah diburu polisi usai menggasak uang nasabah Bank BRI cabang Kota Tegal

“Satu pelaku bahkan seorang residivis yang pernah menjalani hukuman 1,5 tahun di Kepulauan Riau, Batam dalam kasus yang sama,” ungkapnya.

Biasanya komplotan ini beraksi menguntit korbannya yang baru keluar dari bank dan setelah mobil berhenti, barulah pencur ofian dengan modus pecah kaca dilakukan untuk menggasak uang yang ditinggal didalam mobil.

“Seperti halnya yang terjadi di Kota tegal, korban yang baru keluar dari Bank BRI menuju kantor Bulog di Jalan Kolonel Sugiono Kota Tegal. Dan setelah mobil terparkir, korban yang kembali ke mobilnya kaget karena kaca mobil sudah pecah termasuk tas yang berisi uang raib,” kata AKBP Rahmad Hidayat.

BACA JUGA :  Pentingnya Revitalisasi Pasar Induk Brebes Ketimbang Relokasi Pasar Kodim, Ini Alasannya

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi, dari mulai 3 kunci leter T yang sudah dimodifikasi serta uang tunai sebesar Rp.1,5 juta. Termasuk mobil milik korbanya guna penyelidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya kedua pelaku terancam pasal 363 Ayat 4 KHUP dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.