Guru Agama Honorer Tagih Janji Pemkab Brebes Soal Penambahan Formasi P3K

Perwakilan guru agama honorer saat menurut penambahan formasi P3K. ist

ARAH PANTURA, BREBES – Perwakilan guru agama di Kabupaten Brebes, menagih janji penambahan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja kepada Pemkab setempat.

Hal itu, terungkap saat audiensi Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia Kabupaten Brebes, Selasa (01/3) siang.

Audiensi yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah, diikuti oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta instansi terkait di Aula BKPSDMD kemarin.

Ketua FGHNLPSI Kabupaten Brebes Johan Karyadi saat dikonfirmasi mengungkapkan, mewakili 254 guru agama yang sudah dinyatakan lulus Passing Grade dalam Seleksi Kompetensi Dasar 2021.

Pihaknya mengaku, kembali mendesak bupati untuk segera mengambil kebijakan tentang kelanjutan nasib guru agama. Sebab, setelah puluhan tahun mengabdi namun hingga kini belum ada perhatian dari pemerintah daerah.

“Sebelum ada kejelasan nasib guru agama yang lolos passing grade. Kami mendesak, formasi P3K guru agama ditambah dan menunda perekrutan sebelum masalah ini tuntas,”

Sejumlah tuntutan lainnya FGHNLPSI, beber Johan, meliputi guru yang sudah lulus passing grade mendapatkan formasi tanpa ujian ulang serta ditempatkan di sekolah induk masing-masing.

“Terlebih, kebutuhan guru di sekolah negeri terakomodir dalam aplikasi Dapodik,” ucapnya.

Kemudian, guru lulus passing grade secara otomatis mendapatkan prioritas utama dalam pengajuan formasi PPPK Tahun 2022. Menambah kuota formasi Tahun 2022 sesuai sekolah induk masing-masing sesuai perintah Kemendibud.

“Sehingga, seleksi guru P3K tahap tiga jangan dilaksanakan. Sebelum formasi guru agama mendapat kepastian hukum,” jelasnya.

Sementaa Sekretaris FGHNLPSI Janudin menuturkan, tuntutan lain yang disampaikan yakni mendesak Bupati Brebes segera berkirim surat ke Panselnas (meliputi Kemenpan RB, BKN, Dirjen GTK, Kemendikbud), Kemenkeu, serta Kemendagri terkait aspirasi FGHNLPSI.

BACA JUGA :  Edarkan Uang Palsu, Mantan Kades di Tegal Ditangkap

“Sehingga, kejelasan nasib 254 guru lulus passing grade bisa terakomodir sebagai ASN dalam formasi P3K guru agama,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Brebes melalui Kabid Mutasi Sriyatun menambahkan, terkait tuntutan FGHNLPSI Brebes tentang penambahan formasi akan segera dibuatkan nota dinas.

Namun, penentuan perekrutan guru agama P3K masih mengacu kemampuan anggaran daerah. Sehingga, formasinya juga disesuaikan dengan ketersediaan keuangan daerah.

“Tahun ini (2022-red), perekrutan Guru Agama P3K kembali membuka 100 formasi. Namun, jumlah tersebut belum memenuhi tuntutan FGHNLPSI. Sehingga, Pemkab akan bersurat ke pusat,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.