IPM Paling Rendah, Pemkab Brebes Ungkap Karena Faktor ini

Kepala Baperlitbangda Brebes, Edy kusmartono /ist

ARAH PANTURA, BREBES – Rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, beberapa hari lalu mencatat, jika IPM Brebes terendah dari 35 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah. Dimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) saat ini 66,32 persen dari IPM Ideal Jawa Tengah sebesar 72,16 persen. Sedangkan untuk IPM tertinggi adalah ditempati Kota Salatiga 83,60 persen.

Bahkan, data dati BPS Jawa Tengah, untuk kecepatan pertumbuhan IPM Kabupaten Brebes adalah 0,32 persen, atau lebih rendah dari rata-rata kecepatan peningkatan IPM kabupaten/kota sebesar 0,40 persen.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Baperlitbangda) Brebes, Edy kusmartono, Selasa (16/11) mengatakan meski terendah, IPM di Kabupaten Brebes di tahun 2021 mengalami kenaikan 0,21 persen dari IPM tahun 2020 lalu.

“Memang IPM kita menempati urutan terendah dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, namun di tahun ini mengalami kenaikan 0,21 persen,” ujar Kepala Baperlitbangda Brebes.

Menurut Kepala Baperlitbangda Brebes itu, posisi IPM Brebes masuk dalam kategori sedang, karena di Jawa Tengah sendiri tidak ada daerah dengan IPM kategori kurang.

“Memang saat ini masih berada di posisi 35, tapi itu juga masuk kategori sedang. Karena di Jawa Tengah tidak ada yang posisi kurang, yang ada hanyalah tinggi dan sedang. Karena kabupaten/kota lain juga naik,” kata Kepala Baperlitbangda Brebes Edy Kusmartono saat ditemui di Kantor DPRD Brebes.

Edy mengungkapkan, salah satu upaya yang Pemkab Brebes lakukan untuk menggenjot kenaikan IPM adalah melalui program Pendidikan Sepanjang Hayat lewat Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Program tersebut dengan sasaran usia Dewasa Tidak Sekolah (DTS) untuk kembali mengenyam pendidikan kesetaraan hingga tingkat SLTA.

Edy pun memaparkan alasan Kabupaten Brebes selalu menempati IPM urutan buncit. Menurutnya, dari sisi geografis maupun demografi Kabupaten Brebes cukup besar.

“Dari kedua faktor itu, untuk peningkatan IPM Brebes membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan untuk sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) Brebes sangat potensial,” tegas Kepala Baperlitbangda Brebes tersebut.

Termasuk soal SDA dan SDM sedang dilakukan pembenahan untuk meningkatkan IPM di Kabupaten Brebes.

“Kita akan membenahi soal SDA dan SDM terlebih dulu. Sementara untuk upaya peningkatan IPM kita sudah menjalankan program pendidikan sepanjang hayat. Dan ternyata ini sangat memengaruhi peningkatan IPM,” pungkas Kepala Baperlitbangda Brebes, Edy kusmartono.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *