Jama’ah Umroh Dies Natalies ke-62 UGJ Napak Tilas Perjalanan Rasulullah di Kota Makkah

MAKKAH, ARAHPANTURA,- Perjalanan religi di Baitullah rombongan jama’ah umroh Dies Natalies Ke-61 UGJ mulai merasakan kekhidmatan dan kekhusukan. Saat rombongan mulai menginjakkan kaki di Kota Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah Umroh di Masjidil Haram.

Sebelumnya rombongan sudah melakukan Miqat di Masjid Bir Ali Madinah, sehingga para jama’ah pria sudah menggunakan kain ihram dan berniat.

Foto bersama di Masjid Bir Ali saat Miqat./ist

Ibadah pertama di Masjidil Haram berjalan dengan lancar. Salah seorang jama’ah, Tarmidzi Mustafa mengatakan, kaget dan takjub saat pertama kali melihat Ka’bah.

“Pokoknya kaget tidak ada kalimat yang dapat terucap saat melihat Baitullah. Namun lama-kelamaan muncul rasa haru hingga meneteskan air mata. Banyak doa yang dipanjatkan sesuai janji Allah SWT dalam Al-Quran, bahwa Allah SWT akan mengabulkan permohonan doa hambanya,” ujarnya.

Foto bersama setelah tawaf pertama./ist

Seluruh jama’ah berkesempatan untuk bisa melaksanakan tawaf 3 kali. Ibadah sholat wajib pun tidak ditinggalkan, karena kebetulan hotel tempat para jama’ah hanya berjarak sekitar 150 meter. Perjalanan ibadah umroh dari Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati ini, benar-benar memberikan pengalaman yang tidak ternilai.

Seperti Kita ketahui, Makkah merupakan kota tempat Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Di Makkah pula ayat pertama Al Quran diturunkan. Keberadaan Kota Makkah tidak bisa terlepas dari kisah Nabi Ibrahim AS yang menempatkan keluarganya di sana setelah hijrah dari Palestina. Atas perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim membangun Ka’bah.

Berikut destinasi bersejarah yang dikunjungi jama’ah saat berada di Makkah:

BACA JUGA :  3 Lokasi Pasar Dadakan Ditutup, Satpol PP Sosialisasikan Prokes Secara Humanis

Masjidil Haram dan Kabah
Masjidil Haram adalah tempat jemaah haji maupun umrah berkumpul untuk melakukan thawaf, sa’i, shalat, dan itikaf. Di dalam Masjidil Haram terdapat Kabah yang menjadi kiblat bagi umat muslim di seluruh dunia. Masjidil Haram dibangun kembali oleh Khalifah Umar bin Khattab pada 17 Hijriyah. Bangunan Masjidil Haram terdiri atas 4 lantai dengan 95 pintu masuk pada bangunan lama dan 79 pintu pada bangunan baru.

Kabah dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim AS setelah sempat rata dengan tanah. Letak Kabah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS berada tepat di lokasi Kabah yang dibangun oleh Nabi Adam AS.

Di Ka’bah terdapat Hajar Aswad yang disunahkan kepada Anda yang melaksanakan ibadah umroh untuk mengusapnya dan bahkan menciumnya.Di Masjdil Harom ini Anda juga akan melaksanakan tawaf dan sa’i. Tawaf yaitu, Anda akan mengelilingi Ka’bah dengan 7 kali putaran.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan sa’i yang dimana dilaksanakannya berbeda dengan tawaf. Sa’i dilaksanakan di mas’a yang dimana terdapat dua belas bukit yang dinamakan Bukit Shafa dan Bukit Marwah. Sa’i tersebut dimulai dari Bukit Shafa lalu berjalan ke Bukit Marwa hal itu dilakukan sebanyak 7 kali putaran.

Masjid Aisyah di Tan’im
Masjid Tan’im merupakan lokasi Aisyah melakukan miqat ketika umroh. Karena itu, masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Aisyah.

Masjid ini berada di pinggir jalan menuju Madinah, berjarak sekitar 7,5 kilometer Masjidil Haram. Masjid Tan’im merupakan lokasi miqat terdekat bagi warga Makkah dan jamaah yang hendak melakukan umrah. Karena itu, masjid ini tidak pernah sepi jamaah. Rombongan jamaah dari berbagai negara silih berganti berdatangan di masjid ini.

Foto bersama di Jabal Rahmah./ist

Jabal Rahmah/Gunung Rahmah
Jabal Rahmah merupakan tempat yang memiliki sejarah dalam Islam. Dimana jabal ini merupakan tempat bertemunya kembali Nabi Adam dan Siti Hawa yang sudah berpisah sekitar 200 tahun lamanya. Lantaran Nabi Adam dan Siti Hawa memakan buah khuldi yang sudah Allah larang untuk mereka makan, namun, atas godaan syetan, Nabi Adam dan Siti Hawa memakannya.

BACA JUGA :  Seluruh Sekolah di Kota Cirebon Tahun Ini Ditargetkan Sudah Layak Anak

Jabal Rahmah ini berlokasi di Kota Makkah lebih tepatnya terletak di tepi Padang Arafah sebelah timur Kota makkah. Jabal Rahmah ini dikenal dengan sebutan gunung kasih sayang. Di puncak Jabal Rahmah ini terdapat sebuah monumen beton yang dibangun berwarna putih yang tingginya mencapai sekitar 8 m. Para jamaah umroh atau haji yang datang dari penjuru dunia, pasti akan mengunjungi atau berziarah serta mendaki Jabal Rahmah ini karena, terdapat kisah sejarah yang menarik dibalik Jabal Rahmah ini.

Foto bersama di Jabal Tsur./ist

Jabal Tsur/Gunung Tsur
Jabal Tsur merupakan jabal dengan tinggi sekitar 1.400 m/4 Kilometer yang berada di Kota Makkah dan lebih tepatnya di sebelah selatan Masjidil Haram. Untuk mendaki ke Jabal Tsur butuh fisik yang kuat karena tingginya jabal ini. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk mendaki jabal ini. Walaupun dikatakan demikian, banyak para jamaah umroh dengan usia lanjut berhasil sampai ke puncak Jabal Tsur tersebut. Di Jabal Tsur ini juga terdapat anak tangga yang juga memudahkan para jamaah untuk mendakinya.

Di puncak Jabal Tsur ini terdapat gua yang dinamakan Gua Tsur. Gua Tsur ini merupakan tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW saat itu bersama sahabatnya Abu Bakar As Siddiq selama 3 hari ketika hijrah ke Kota Madinah. Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya tersebut bersembunyi lantaran ingin dibunuh oleh Kaum Quraisy. Setelah 3 hari lamanya persembunyian, akhirnya Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar keluar dari Gua tersebut. Lalu, melanjutkan perjalanan untuk pergi ke Kota Madinah. Hal ini merupakan hijrah pertama Nabi Muhammad SAW saat itu.

Jabal Nur
Tempat ini merupakan tempat yang sangat bersejarah dalam Islam dan sangat istimewa. Jabal Nur ini terletak di Kota Makkah. Untuk mendaki Jabal Nur ini butuh fisik yang kuat karena, tinggi gunung ini mencapai kurang lebih 600 Meter. Disamping itu, untuk mendaki gunung ini kurang lebih memakan waktu 1 jam. Di jabal ini juga terdapat bebatuan dengan bentuk tangga dan juga ketika sudah hampir sampai di puncak Jabal Nur ini terdapat pegangan dengan bahan besi yang juga dapat membantu para jamaah saat mendaki kesana.

BACA JUGA :  Mokja Korean Barbeque Harga Street Food Konsep Restoran

Tempat ini juga merupakan tempat yang sangat ingin dikunjungi para jamaah umrah yang datang ke Saudi Arabia.Seperti yang kita ketahui Jabal Nur atau Gunung Nur ini merupakan gunung yang terdapat gua yang dinamakan “Gua Hira”. Dimana tempat ini merupakan tempat saat Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama yang diturunkan melalui Malaikat Jibril.

Masih ada beberapa lokasi bersejarah lagi yang ada di Makkah. Namun, karena waktu yang terbatas tempat-tempat tersebut tidak dikunjungi. Semua jama’ah berharap, perjalanan ini membawa berkah dan menjadikan haji yang mabrur. Aamiin.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.