Jembatan Baru Dibangun, Tidak Ada Lagi Warga Pengaradan Tanjung Terisolir

Sejumlah Anggota DPRD Brebes dari Daerah pemilihan (Tanjung, Kersana, Losari) menghadiri peresmian jembatan di Desa Pengaradan Tanjung. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Dengan selesainya pembangunan jembatan baru sepanjang 96 m dan lebar 3,5 m di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, maka saat ini sudah tidak ada lagi pedukuhan di Desa Pengaradan yg terisolir.

Salah satu Anggota DPRD Brebes, Waidin, Jumat (14/01) sore, menjelaskan jembatan yang baru saja diresmikan oleh Bupati Brebes, pada Kamis (13/01) kemarin, sudah tidak ada lagi warga dipedukuhan di Desa Pengaradan terisolir.

“Jembatan ini membuka jalur akses perekonomian baru antara tanjung- pengaradan- Karang Mangu menuju Kecipir hingga Desa Prapag yang ada di Kecamatan Losari,” ujar Waidin yang sekaligus Ketua DPC Partai Hanura Brebes itu.

Waidin, menambahkan upaya warga selama berpuluh- puluh tahun ingin memiliki jembatan permanen akhirnya terwujud. Apalagi selama ini warga telah membuat jembatan penyeberangan swadaya sendiri dengan menggunakan bambu.

“Sekarang sudah bisa menikmati jembatan permanen yg di bangun dengan total anggaran 6,2 miliar rupiah,” jelas Anggota DPRD Brebes asal Desa Kemurang ini.

Baca juga: Diuji Coba, Kendaraan Truk Padati Jalingkut Brebes – Tegal

Selanjutnya untuk lebih membuka lompatan ekonomi Desa Pengaradan sebagai daerah andalan penghasil ikan tawar dan laut lebih bagus dan cepat, maka perlu di bangun fly over dari pasar brak Tanjung menghubungkan dengan jalan pantura.

“Untuk program fly over, saya sudah di usulkan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, semoga keinginan warga bisa kembali terwujud,” harapnya.

Terpisah, Anggota DPRD Brebes lainnya, Tobidin Sarjum, mengapresiasi atas terselesainya pembangunan jembatan penghubung antar pedukuhan di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung.

BACA JUGA :  Ini 8 Kecamatan di Brebes Yang Diusulkan Pemekaran

Tobidin mengatakan, sudah puluhan tahun lalu warga di Desa Pengaradan mendambakan pembangunan jembatan tersebut. Akhirnya, dambaan mereka bisa terkabul setelah melalui beberapa tahapan, jembatan tersebut bisa selesai di bangun.

“Sudah sejak lama masyarakat di Pengaradan mendambakan jembatan ini. Dan akhirnya, lewat berbagai tahapan jembatan penghubung antar pedukuhan ini bisa terselesaikan,” ucap Anggota DPRD Brebes dari Fraksi PAN itu

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan jembatan yang ada di Desa Pengaradan ini melalui beberapa tahap penganggaran. Mulai dari 2017 lalu yakni dianggarkan Rp1,7 miliar, 2019 sebesar Rp3 miliar dan 2021 sebesar Rp1,5 miliar.

Ditambahkannya, dengan diresmikannya jembatan tersebut diharapkan perekonomian di desa tersebut bisa meningkat. Terutama, membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan publik.

“Saya berharap adanya jembatan ini perekonomian masyarakat di sini bisa meningkat. Dan aktivitas warga lancar,” pungkas Anggota DPRD Brebes, Tobidin Sarjum.***

Baca juga: Penantian Miliki Jembatan Sejak Puluhan Tahun Terwujud, Ini Yang Dikatakan Bupati Brebes

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.