Jembatan di Wadas Gumantung Akan di Relokasi Disini

ARAHPANTURA, BREBES – Persoalan tidak adanya jembatan penyeberangan yang dialami oleh warga Dukuh Wadas Gumantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, yang sudah bertahun – tahun ditanggapi oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, Ridho Khaeroni, Senin (07/11) pagi, menjelaskan jika jembatan Wadas Gumantung di tahun 2017 yang lalu, sebenarnya sudah pernah ditangani perbaikannya.

“Kami sudah pernah melakukan perbaikan jembatan tersebut di tahun 2017 yang lalu. Bahkan saat itu dilakukan dengan menambah pondasi/abutmen, termasuk menambah panjang jembatan, namun jembatan itu kembali tergerus, ” jelas Kabid Bina Marga DPU Brebes itu.

Pihak DPU Brebes menilai tergerusnya jembatan di Wadas Gumantung tersebut dikarenakan adanya berbagai permasalahan.

“Kami menilai jika permasalahan rusaknya jembatan Wadas Gumantung, karena adanya penambangan masyarakat disekitar jembatan. Padahal kami sudah pernah melakukan sosialisasi dan pelarangan, namun larangan tersebut tidak diindahkan para penambang. Padahal disitu airnya sangat deras karena adanya pertemuan dua sungai yakni Sungai Glagah dan Sungai Pedes, ” tegas Kabid Bina Marga DPU Brebes.

Ridho menerangkan jika berdasarkan hasil survey dan kesepakatan bersama dengan pihak desa dan masyarakat, lokasi jembatan akan dipindahkan. Dimana rencana lokasi pemindahan jembatan akan menggunakan lahan milik perhutani, yang berada di Dukuh Satir.

“Pihak kami akan melakukan komunikasi dengan pihak Perhutani untuk melakukan perjanjian kerjasama pinjam pakai lahan Perhutani,” ujar Kabid Bina Marga DPU Brebes.

Untuk penanganan kedaruratan kita segera berkoordinsi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes. Dinas Pekerjaan Umum setempat juga berharap agar proses pinjam lahan bisa secepatnya selesai, sehingga relokasi jembatan bisa segera diwujudkan.**

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *