Kapolres Indramayu Sebut Para Tersangka Bentrokan di PG Jatitujuh Lakukan Provokasi Melawan Aparat

ARAHPANTURA – Polres Indramayu menetapkan tujuh orang sebagai tersangka bentrokan antara petani dan ormas yang mengakibatkan dua orang petani meninggal dunia.

Menurut Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif, dari tujuh orang yang ditangkap merupakan pengurus dan anggota ormas Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-KAMIS).

“Kita sudah tetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas meninggalnya dua petani saat bentrokan,” kata Kapolres saat gelar kasus di Mapolres Indramayu dikutip Antara, Rabu (6/10).

Lukman mengatakan dari ketujuh tersangka, salah satunya merupakan ketua F-KAMIS bernama Taryadi.

BACA JUGA: Terlibat Bentrokan di Lahan PG Jatitujuh, Polres Indramayu Tangkap 26 Petani FKamis

Menurutnya penetapan tujuh tersangka tersebut, setelah pihaknya memeriksa 26 orang saksi, baik dari pihak korban, F-KAMIS dan pihak PG Jatitujuh.

“Penetapan tersangka ini setelah kita memeriksa sebanyak 26 saksi,” ujarnya.

Tujuh tersangka tersebut yaitu Taryadi (43), ERYT (43), DRYN (46) mereka merupakan pengurus dari F-KAMIS. Selain itu, polisi juga menetapkan SBG (48), SWY (51) selaku anggota dari F-KAMIS.

“Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran, namun kita sudah mengetahui nama keduanya,” katanya.

Ketujuh tersangka ini ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan provokasi kepada para petani untuk melakukan perlawanan kepada aparat.

Selain itu Polres Indramayu juga mempunyai bukti yang kuat untuk menjerat tujuh orang tersebut.

Bentrokan berdarah yang berujung dua orang meninggal dunia tersebut terjadi pada hari Minggu (4/10).

“Kami kerat tujuh orang tersangka Pasal 338 KUHP, 170 KUHP, 160 KUHP, UU Darurat, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun,” ujarnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *