Kasihan, Rumah di Dekat Kantor Bupati Brebes Nyaris Roboh, Belum Dapat Bantuan Karena Ini

ARAHPANTURA, BREBES – Kondisi memprihatinkan terlihat di sebuah rumah yang ditempati warga tidak mampu RT 05 RW 10 Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes.

Sebagian bangunan rumah milik Agus Gunawan (41 tahun) ambruk karena diterjang angin kencang 2 bulan lalu.

Bahkan, sebagian bangunan lainnya yang berada di ruang tengah dan depan nyaris roboh.

Untuk bagian yang ambruk berada di bagian belakang seperti dapur hingga kamar mandi. namun penghuni rumah ini tetap melakukan aktivitas di sekitar lokasi yang ambruk, seperti memasak, mencuci dan mandi.

BACA JUGA: Ditipu Kerja di Perkebunan Australia, 10 Warga Brebes Lapor Polisi

Meski berada di wilayah Kota Brebes atau 500 meter di belakang kantor Bupati, namun rumah ini belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

Istri pemilik rumah, Sartini Handayani (39 tahun) mengaku jika keluarganya tidak mampu untuk memperbaiki rumahnya di tempati, terlebih suaminya Agus Gunawan yang hanya bekerja sebagai pelayan Rumah Makan. Ia pun tinggal di rumah ini bersama suami, kedua anak dan adik kandungnya.

“Rumah yang saya tempati, sebenarnya sudah bertahun-tahun nyaris roboh. Bahkan, pihak RT maupun pa Lurah Pasarbatang, sudah beberapa kali mengajukan rehab rumah melalui bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Tapi hingga sebagian rumahnya ambruk, bantuan rehab tak kunjung didapatkan,” ujar Sartini kepada wartawan (6/10).

Sementara itu, Ketua RT 05 Kelurahan Pasarbatang, M. Amin menjelaskan jika sudah mengajukan rehab rumah sejak 4 tahun lalu, tapi belum ada realisasi untuk perbaikan dari pihak Pemkab Brebes.

“Pihak RT sebenarnya sudah berulang kali mengajukan bantuan kepada Pemerintah untuk dilakukan rehab karena kondisi rumah tersebut, sudah tidak layak di tempati, karena kondisinya membahayakan yang dimana bangunannya nyaris roboh, sejak 4 tahun lalu,” ujar Amin.

Amin menambahkan jika pemilik rumah belum mendapatkan perbaikan, kemungkinan terjadi karena persoalan administrasi. Dimana rumah tersebut, atas nama orang tuanya yang sudah meninggal dunia, bukan atas nama anaknya yang kini menempatinya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *