Kemiskinan Ekstrem di Brebes Meningkat, Pemerintah Pusat Harus Turun Tangan Lakukan Ini

ARAHPANTURA, BREBES – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan rapat bersama Pemprov Jateng dan Pemkab Brebes, terkait pengentasan kemiskinan ekstrem di kabupaten Brebes. Rapat ini digelar di ruang rapat Sekda Brebes, Jumat (22/10).

Staf khusus Kemenko bidang PMK, Ravik Karsidi menjelaskan jika pihaknya datang ke Brebes untuk melakukan kordinasi dan melihat apa langsung yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Brebes.

“Kami datang ke Brebes, untuk berkonsultasi melakukan monitoring dan evaluasi, apa yang sudah dilakukan Pemkab Brebes untuk pengentasan kemiskinan ekstrim yang ada di kabupaten Brebes,” ungkapnya.

Pihak Kemenko Bidang PMK mengapresiasi Pemkab Brebes yang sudah bergerak dengan melakukan konsetrasi pengentasan kemiskinan di 5 kecamatan. Program pengentasan kemiskinan pun ditarget hingga tahun 2024 mendatang dapat terselesaikan.

Baca Juga: Pemkab Brebes Akan Gunakan 3 Sumber Dana ini Atasi Kemiskinan Ekstrem, Salah Satunya Dana Desa

“Ternyata disini sudah mulai bergerak, Alhamdulillah kita memberikan apresiasi, dimana ada 5 Kecamatan di Kabupaten Brebes yang akan menjadi konsentrasi untuk melakukan pengentasan kemiskinan, yang dimana target itu dari mulai akhir tahun 2021 ini, hingga target sampai tahun 2024 mendatang”, tegasnya.

Ravik Karsidi juga berharap agar yang menjadi cita cita pemerintah pusat bisa dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes, sehingga kemiskinan ekstrim hingga tahun 2024 bisa teratasi.

“Termasuk persoalan data saat ini sedamh dikonfirmasi, siapa siapa yang mendapatkan hak untuk penanganannya, asistensinya serta yang berhak mendapatkan bantuan akan disiapkan sedemikian rupa, dan pemerintah pusat telah sepakat dengan pemerintah Kabupaten Brebes yang akan mengambil langkah-langkah”, ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Brebes, Narjo mengatakan jika Pemkab Brebes berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, yang ikut membantu dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Adapun konsentrasi pengentasan kemiskinan ekstrem ada di 5 Kecamatan yang akan menjadi perhatian khusus yakni Kecamatan Bantarkawung, Larangan, Losari, Ketanggungan dan Bulakamba,” Kata Narjo.

Sementara dari hasil rapat koordinasi, sebanyak 25 desa yang tersebar di 5 kecamatan akan menjadi target pengentasan kemiskinan, salah satu caranya yakni dengan memberikan sarana dan prasarana.

“Ada 25 desa yang menjadi target agar bisa keluar dari kemiskinan ekstrem, selain akan ditunjang sarana prasana, juga ada bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan program jambanisasi,” pungkasnya.

Sementara, Sekda Brebes Djoko Gunawan menambahkan jika salah satu pengentasan kemiskinan di bidang ekonomi akan menjadi perhatian pemerintah. Nantinya Pemkab Brebes akan melakukan kolaborasi dengan pihak ketiga agar mempermudah dalam penanganan pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Kita akan melakukannya di sektor ekonomi juga, yaitu mengusulkan kepada pemerintah provinsi terkait usulan ijin usaha kepada 5000 UMKM. Termasuk melakukan kolaborasi bersama dengan menggandeng CSR, Baznas, serta bantuan ke provinsi maupun ke pusat. Termasuk jika ada anggaran dana desa, kita akan mengarahkan padat karya kesitu. Namun, jika di tahun ini sudah tidak ada, maka terkait padat karya akan diusahakan pada anggaran dana desa di tahun depan,” ucapnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *