Kenaikan Harga Telur Ayam dan Daging Ayam Potong Diakui Pedagang Sebagai Tradisi di Momen Lebaran

Kenaikan harga telur ayam di saat momen lebaran. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, TEGAL – Hingga 4 hari setelah Lebaran, harga telur ayam dan daging ayam potong di Pasar Pagi Kota Tegal, Jumat (06/5) ini, masih tinggi dipasaran.

Bahkan belum ada tanda-tanda harga kebutuhan pokok lainnya akan kembali normal. Ini yang diakui sejumlah pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal saat dikonfirmasi wartawan.

Rere, seorang pedagang telur ayam mengatakan, tingginya sejumlah kebutuhan bahan pokok seolah sudah menjadi tahunan disaat Lebaran Idul Fitri.

“Mungkin karena banyak pedagang yang sengaja menaikan harga untuk mencari keuntungan lebih, disaat kebutuhan masyarakat meningkat pada momen seperti Lebaran ini,” ujarnya Jumat (05/4) pagi.

Bahkan, untuk kenaikan harga telur ayam secara bertahap sejak sepekan sebelum Lebaran, yakni dari harga normal Rp. 7 ribu per kilogramnya.

“Iya mas, tapi meskipun ada kenaikan dengan harga yang lebih mahal, tetap saja laris karena masyarakat banyak membeli untuk kebutuhan Lebaran,” ungkapnya.

Terpisah, seorang pedagang daging ayam potong Kartini menyebut, meski ada harga daging ayam potong mencapai Rp. 50 ribu per kilonya, namun tetap banyak diburu pembeli saat ini.

“Memang harga lagi naik, tapi Alhamdulilah tetap laris banyak pembelinya,” ungkapnya.***

Spread the love

BACA JUGA :  Tahukah Anda, Jembatan Gantung Sungai Pemali Desa Wanacala Songgom Jadi Saksi Pemberontakan PKI

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.