Komisi E DPRD Jateng Soroti Vaksinasi Dan Kemiskinan Ekstrem di Brebes

Kunjungan Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Brebes. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyoroti masih rendahnya capaian vaksinasi dosis kedua di Kabupaten Brebes. Bahkan, capaian vaksinasi ini, berada di posisi nomor dua terendah di Jateng. Bukan hanya itu, wakil rakyat juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem di kota bawang merah tersebut.

Ini terungkap saat Rombongan Komisi E DPRD Provinsi Jateng bertemu Bupati Brebes, Idza Priyanti bersama jajarannya, di Pendopo Kanjengan Brebes, Kamis (04/3) yang lalu.

Didepan wakil rakyat DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bupati Brebes Idza Priyanti awalnya menyampaikan capaian vaksinasi di Kabupaten Brebes dari mulai vaksinasi dosis ke-1, ke-2 hingga vaksinasi dosis ke-3.

“Dosis pertama untuk kabupaten Brebes capaian vaksinanya 80 87 prosen. Untuk dosis ke-2 baru 49,99 persen, Sementara capaian vaksin dosis ke-3 baru hanya 1,97 prosen,” ujar Idza Priyanti.

Bupati Brebes menjelaskan Pemkab Brebes, TNI/Polri, serta sejumlah elemen masyarakat akan terus menggenjot capaian vaksinasi sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres).

“Target kami capaian vaksin dosis ke-2 di Kabupaten Brebes pada awal bulan April mendatang bisa mencapai 70 prosen,” harapnya.

Sementara Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Umar Utoyo, menjelaskan populasi penduduk di Kabupaten Brebes terpadat di Jawa Tengah. Maka wajar jika jumlah orang divaksin harus lebih besar dibandingkan daerah lainnya.

Bahkan data yang diterima, beber politisi Gerindra asal Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ini menyebut jumlah kematian orang terpapar Covid-19 di Kabupaten Brebes tertinggi jika dibandingkan daerah lainnya di Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Lagi, Edarkan Obat Farmasi Tak Berizin Diciduk Polisi

“Data kematian terpapar Covid-19 yang kami terima di Kabupaten Brebes, khususnya yang terkena Varian Delta mencapai 1500 orang meninggal dunia. Ini cukup tinggi dibandingkan kabupaten Cilacap yang hanya sekitar 900an orang meninggal dunia.

Diakuinya, menurut wakil rakyat yang berprofesi sebagai dokter ini menjelaskan Varian Delta lebih ganas dibandingkan varian lainnya.

“Saya berharap pandemi segera berakhir dan masyarakat bisa kembali hidup normal dengan catatan capaian vaksinasi bisa segera tercapai,” papar Ketua DPC Partai Gerindra Brebes tersebut.

Sementara Anggota Komisi E DPRD Jateng lainnya, Joko Hariyanto, menyoroti kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes.

Diakui oleh politisi demokrat itu harus ada kordinasi antara Pemkab Brebes bersama para wakil rakyat baik di provinsi maupun di pusat untuk menangani kemiskinannya esktrem.

“Persoalan kemiskinan ekstrem harus ada kerja sama dan gotong royong soal penangan kemiskinan esktrem di Kabupaten Brebes. Harus duduk bareng antara Pemkab, Anggota DPRD Provinsi dan DPR RI dari daerah pemilihan Brebes,” tegasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.