Komunitas Ndasmumet, Salurkan Sembako ke Warga Kurang Mampu di Brebes

Komunitas Ndasmumet Brebes, menyalurkan sembako nke warga kurang mampu. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES– Di saat harga kebutuhan pokok masih tinggi, dan masih banyaknya warga miskin ekstrem di Kabupaten Brebes dampak pandemi covid-19.

Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Kabupaten Brebes, menggandeng sebuah komunitas sosial, Ndasmumet untuk menyalurkan bantuan sembako kepada 110 KK dari warga kurang mampu di perkotaan Brebes, yang digelar di markas Ndasmumet, kompleks Pasar Buah Brebes, Minggu (15/01) pagi.

Dimana kegiatan sosial Basnaz – Ndasmumet, juga dihadiri Wakil Bupati Brebes, Narjo dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Brebes.

Ketua pelaksana kegiatan, Heru Herman, menyampaikan jika kegiatan sosial merupakan kegiatan rutin komunitas Ndasmumet setiap awal tahun

“Baksos yang digelar, kali kelima yang kami lakukan di setiap awal tahun dan tentunya kami selalu bekerjasama dengan Pemkab Brebes,” ujarnya.

Wakil Bupati Brebes, Narjo, mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas Ndasmumet. Narjo menghimbau agar komunitas yang diisi oleh para aktivis Brebes ini terus bisa berkarya.

“Pemkab Brebes, mendukung kegiatan sosial seperti ini, apalagi tujuannya untuk berbagi dengan sesama membantu warga kurang mampu,” ucap Wakil Bupati Brebes, Narjo.

Baca juga: Diuji Coba, Kendaraan Truk Padati Jalingkut Brebes – Tegal

Hal yang sama dikatakan Ketua Basnaz Brebes, Abdul Haris. Lanjut Haris bahwa komunitas Ndasmumet telah sejalan dengan program baznas.

“Kami sangat mendukung karena sejalan dengan kami. Apalagi pemberian bantuan bisa diterima yang berhak,” tegas Ketua Basnaz Kabupaten Brebes, Abdul Haris.

Terpisah, salah satu anggota komunitas Ndasmumet, Gus Bill, yang ditemui Sabtu (15/01) malam, di markasnya bersama rekan lainnya, seperti Jamal Guntur, Roni Kribo, Olam Mahesa, seniornya dari komunitas Ndasmumet, Darisman Ebet. Menyampaikan komunitas Ndasmumet akan selalu aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.

BACA JUGA :  2 Rumah di Brebes Tertutup Bangunan Dinding Tembok, Akibatnya Begini

‘Komunitas kami sudah berjalan 5 tahun, dan Alhamdulillah kami selalu kompak karena tujuan dibentuknya komunitas Ndasmumet, salah satunya bisa bermanfaat dan bisa berbuat ditengah masyarakat,” pungkas pria berambut gondrong dan bertopi tersebut.***

Baca juga: Jembatan Baru Dibangun, Tidak Ada Lagi Warga Pengaradan Tanjung Terisolir

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.