Lagi, Edarkan Obat Farmasi Tak Berizin Diciduk Polisi

Tersangka pengedar obat Farmasi tak berizin dijual bebas di pasaran. /Ist

ARAH PANTURA, TEGAL – Jajaran Satnarkoba Polres Tegal terus gencar melakukan razia peredaran obat keras yang biasa dijual di farmasi justru diedarkan secara bebas diwilayah hukum Polres Tegal. Terakhir polisi menangkap Dimas Wiyana (22) seorang pengedar obat keras warga Desa Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Senin (18/4) kemarin malam.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Sya’faat melalui Kasat Narkoba AKP Triyatno membenarkan penangkapan yang dilakukan jajaranya di pinggir jalan Desa Bangun Galih Kecamatan Kramat.

“Setelah kami mengamankan pelaku mengakui baru saja menjual obat jenis trihexyphenidiyl kepada seseorang sebanyak 200 butir dengan harga Rp.900 ribu. Selain itu kami juga menemukan barang bukti obat-obatan jenis tersebut yang dibawa pelaku,” ujar AKP Triyatno, Selasa (19/4) malam.

Kasat Narkoba Polres Tegal AKP Triyatno. /Ist

Kasat Narkoba Polres Tegal AKP Triyatno. /Ist

Oleh polisi, jelas Triyatno yang bersangkutan digelandang ke Mapolres Tegal untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil penyelidikan yang bersangkutan ditetapkan tersangka karena telah memenuhi unsur pidana karena menjual obat-obatan persediaan farmasi tanpa mengantongi izin. Ini sangat berbahaya jika dijual bebas dipasaran.” ungkapnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp.900 ribu dari hasil penjualan obat keras dan puluhan obat trihexyphenidiyl yang belum terjual.

“Atas perbuatannya tersangka kami sangkakan Pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) dan ayat (2) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 UU RI No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang merubah beberapa ketentuan dalam UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Subsider Pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkasnya.***

Spread the love

BACA JUGA :  Begini Progres Proyek Jembatan Plompong Dinanti Warga 2 Kecamatan di Brebes Selatan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.