Lagi-lagi ditemukan Ada Pekerja Brebes Terlantar di Luar Jawa, Begini Penyebabnya

Puluhan pekerja asal Brebes saat menumpaki truk menuju Pelabuhan Bengkayang, Balikpapan. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Kejadian adanya pekerja asal Kabupaten Brebes terlantar di perantauan dan tidak bisa pulang kerap kali terjadi.

Bahkan, saat ini sedikitnya ada 21 pekerja asal Kabupaten Brebes yang terlantar di Balikpapan Kalimantan Timur yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya. Mereka adalah warga dari empat desa di Kecamatan Banjarharjo. Mereka saat ini masih berada di Balikpapan Kalimantan Timur dan sudah tiga hari terlantar di Pelabuhan Bengkayang, Senin (13/12).

Puluhan pekerja asal Brebes ini seharusnya akan pulang ke kampung halamannya melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Mereka pun sudah membawa barang-barang dan tas ransel untuk siap pulang ke kampung halaman. Namun hingga saat ini, mereka masih terlunta-lunta di Pelabuhan Bengkayang lantaran terkendala biaya untuk membayar kapal.

Baca juga:  Tragis, Kakak Beradik di Brebes Tewas Tersambar Petir

Seorang pekerja asal Desa/Kecamatan Banjarharjo, Ruslam mengaku, terhitung dari hari keberangkatannya dari rumah kini sudah 20 hari. Sementara tiba di Balikpapan Kalimantan Timur sejak tiga hari lalu. Setelah sampai di lokasi pekerjaan sebagai penggali kabel optik salah satu provider jaringan seluler, ternyata tidak ada job pekerjaan.

“Sekarang masih terlantar di sekitar Pelabuhan Bengkayang. Mau pulang tidak bisa karena tidak ada ongkos. Kalau berangkat dari rumah sudah 20 hari lalu. Tapi sampai di Kalimantan sudah sekitar 3 hari lalu. Tidak mendapatkan job dari galian kabel optik Indosat. Kami ikut warga Sindang Laut, Cirebon,” kata Ruslam saat dikonfirmasi melalui telefon selulernya.

Mereka berharap Pemkab Brebes bisa memulangkannya ke kampung halamannya di Brebes. Karena disini tidak ada perkerjaan apapun. untuk kepulangannya dari Balikpapan. Sementara untuk kebutuhan makan sehari-hari beruntung dibantu warga setempat.

“Alhamdulillah saat ini dibantu warga di sini untuk makannya. Kami ingin Pemkab Brebes segera bisa memulangkan kami yang terlantar,” harap Ruslam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Brebes, Warsito Eko Putro, mengungkapkan jika kejadian pekerja asal Kabupaten Brebes yang terlantar di perantauan tidak hanya sekali terjadi. Namun kejadian ini kerap kali terjadi menimpa tenaga kerja asal Brebes.

“Kejadian pekerja asal Brebes terlantar bukan kali pertama terjadi, namun sudah beberapa kali. Faktor penyebab yaitu karena ketidaktahuannya soal pekerjaan yang ditawarkan. Kedua karena keinginannya yang penting dapat perkerjaan,” ungkap Kepala Dinperinaker Brebes.

Untuk itu agar kejadian tidak kembali terulang, seperti tenaga kerja asal warga di Kecamatan Ketanggungan dan Kecamatan Banjarharjo, kami meminta pekerja harus lebih selektif dan kedua adanya peran serta dari Kepala Desa (Kades) jika banyak warganya dipekerjakan ke perantauan, khususnya ke luar jawa.

“Kami meminta pekerja harus lebih jeli, kedua harus ada peran serta pihak desa terkait warganya akan di pekerjaan di perantauan,” jelas Kepala Dinperinaker Brebes.

Soal kepulangan pekerja di Balikpapan, Kepala Dinperinaker Brebes ini, memastikan mereka akan pulang ke kampung halamannya dengan berbagai upaya akan ditempuh pemerintah.

“Kita tengah berupaya agar mereka bisa pulang. Kami telah berkoordinasi dengan PMI dan Baznas untuk membantu kepulangan mereka, karena anggaran untuk pekerja terlantar ini sampai saat ini memang tidak ada,” kata Kepala Dinperinaker Brebes Warsito Eko Putro.***

Baca juga: Cukup Bayar Sewa Rp. 97 Ribu Per Bulan, Satu Keluarga Bisa Tempati Rusunawa

 

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *