Larang Perayaan Malam Tahun Baru, Polisi Tidak Akan Keluarkan Izin Keramaian

Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi, saat memantau kesiapan pengamanan libur Nataru di pintu tol Pejagan, Brebes / Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Larangan Perayaan Malam Tahun Baru, disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi, saat memantau arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pos Terpadu Gate Tol Pejagan, Brebes, Kamis (23/12) petang

Kapolda Jateng, mengatakan, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin keramaian dalam perayaan tahun baru, baik yang perayaan di lapangan maupun di tempat terbuka lainnya. Termasuk di tempat tertutup sekalipun. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kerumunan masyarakat.

“Yang perlu saya tekankan adalah, bahwa Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, tidak akan mengeluarkan izin terkait dengan pesta tahun baru. Baik di lapangan maupun di tempat lain seperti hotel dan sebagainya,” tegas Kapolda Jateng.

Bukan hanya larangan izin perayaan malam tahun baru, Kapolda Jateng itu juga melarang dengan tegas terkait pawai-pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun baru. Hal itu untuk menghindari penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah.

“Ini demi menciptakan Kamtibmas dan menghindari penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah,” jelas Kapolda Jateng.

Sementara untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022,
Polda Jateng telah menyiapkan 279 pos pengamanan di Jawa Tengah, yang tersebar di jalan tol maupun di luar jalan tol. Termasuk penjagaan ketat akan dilakukan ditempat ibadah seperti gereja.

Baca juga: DLHPS Brebes Akan Periksa Dokumen Soal Amdal PT Tah Sun Hung

“Penyiapan pos ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat saat Nataru. Kesiapan pos ini digunakan untuk memperlancar arus mudik termasuk arus balik. Dan giat-giat masyarakat lainnya. Termasuk di pelaksanaan ibadah di gereja dan sebagainya,” pungkas Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi.***

Baca juga: Kesal Tak Kunjung di Perbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *