Level PPKM Turun, Berkat Antusias Vaksin Warga Desa Yang Tinggi

Brebes - Antusias Warga Desa Wlahar, Kec. Larangan, Brebes saat mengikuti vaksinasi. /Arah Pantura
ARAH PANTURA, BREBES – Dalam pekan ini, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Brebes sudah turun ke Level 2. Hasil itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa-Bali.
Turunnya status PPKM Kabupaten Brebes ke Level 2 itu juga dibenarkan oleh Sekda Brebes Djoko Gunawan. Menurutnya, turunnya status PPKM Brebes ke level 2 karena capaian vaksin baik umum ataupun lanjut usia (Lansia) di kota bawang merah sudah memenuhi syarat.
“Alhamdulillah Kabupaten Brebes turun PPKM Level dua,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telpon genggamnya, kemarin (17/11).
Sementara Wakil Ketua DPRD Brebes, Wurja, Kamis (18/11) pagi, menyambut baik capaian vaksin di Kabupaten Brebes yang sudah turun level.
Wakil Ketua DPRD Brebes, Wurja. /Ist

Wakil Ketua DPRD Brebes, Wurja. /Ist

  1. “Kerjasama yang baik atau  sinergitas pemerintah dengan TNI-Polri, masyarakat dan semua satgas penanganan Covid-19 dalam mencapai cakupan vaksinasi di Kabupaten Brebes.yang mencapai target lebih dari 50 persen,” ujar Wakil Ketua DPRD Brebes Wurja,
Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan jika keberhasilan capaian vaksin karena antusias dan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk di vaksin.
“Contoh di Desa Wlahar Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, saat Puskesmas Larangan dan Karang Taruna Desa Wlahar menggelar vaksin kemarin. Antusias warga sangat tinggi hingga kemarin saat vaksin digelar ada 400 warga Desa Wlahar yang mau ikut vaksin,” tegas Pimpinan DPRD Brebes ini.
Kesadaran masyarakat baik diperkotaan hingga pedesaan yang tinggi untuk mau divaksin, sangat membantu pemerintah untuk memenuhi target capaian vaksin hingga turunnya level PPKM di Kabupaten Brebes***
Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *