Lulus Uji Kompetensi Sejak 2015, Ratusan Guru ASN di Brebes Tuntut Peroleh Sertifikasi Pendidik

Ratusan guru ASN di Brebes tuntut mendapatkan sertifikat pendidik. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Ratusan guru berstatus Aparatus Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Brebes, menemui Komisi IV DPRD Brebes, Rabu (5/1) siang, mendesak adanya fasilitasi dari wakil rakyat terkait persoalan Sertifikat Pendidik yang sampai sekarang belum diperolehnya.

Meski mereka sudah berstatus ASN sejak Februari 2016 lalu, tetapi hingga kini belum bisa mendapatkan Sertifikat Pendidik. Padahal mereka sudah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Guru (UKG) pada 2015 yang lalu.

Ketua Forum Calon Guru Sertifikasi 2015 Ruslani, menjelaskan, melalui audiensi dengan Komisi IV dan Dindikpora tersebut, pihaknya mendesak adanya fasilitasi Sertifikat Pendidik bagi 107 guru PNS yang sudah lulus UKG 2015. Terlebih, adanya miss komunikasi dengan Dindikpora berdampak pada nihilnya Sertifikat Pendidik.

“Persoalan yang kami hadapi saat ini, karena Dindikpora Brebes tidak melakukan verifikasi dan validasi setelah lulus UKG. Sedangkan regulasi sertifikat pendidik 2015 sudah berubah di tahun 2017,” ungkapnya.

Terhambatnya Sertifikat Pendidik, seharusnya menjadi tanggung jawab Dindikpora. Sebab, 107 guru ASN yang sudah dinyatakan lulus UKG pada 2015, tetapi tidak diverval.

Alasannya, belum memiliki bukti fisik SK ASN karena statusnya saat UKG masih CASN. Padahal, dalam SK ASN tercantum tanggal 20 Februari 2016 yang ditandatangani Bupati Brebes.

“Proses tujuh tahun berjalan, kami merasa sudah layak dan berhak punya sertifikat pendidik. Karena itu, kami meminta fasilitasi Dindikpora seiring perubahan regulasi,” jelasnya.

Baca juga: Awal Tahun, Satnarkoba Polres Tegal Tangkap Pelaku Sabu

Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Muhaimin Sadirun, mengatakan, merespon keluhan 107 guru PNS yang sudah lulus UKG, tetapi tidak bisa ikut pemberkasan sertifikasi. Pihaknya mengaku, akan memfasilitasi dan melakukan pendampingan hingga ke Kemendikbud. Termasuk, mengawal Dindikpora dalam pengajuan usulan Pre Test bagi guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik.

“Permasalahan intinya, ada pada perubahan regulasi Sertifikat Pendidik. Semula UKG, mengacu Permendikbud 2012 berubah menjadi PPG dalam Permendikbud 2016. Sehingga, fasilitasi akan kita upayakan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Muhaimin Sadirun.

Sementara Kabid Ketenagaan Dindikpora Brebes, Riyanto menjelaskan, terkait desakan fasilitasi Sertifikat Pendidik bagi 107 guru PNS, pihaknya sudah bersurat resmi ke Kemendikbud hingga tiga kali. Yakni, mulai 2019, 2021, dan 2 Januari 2022 kemarin.

Dimana dalam isinya, seiring perubahan regulasi permohonan Sertifikat Pendidik Dindikpora Brebes mengusulkan kuota Pendidikan Profesi Guru. Namun, untuk kepastian jatah kuota sepenuhnya ditentukan Kemendikbud sesuai alokasi ketersediaan.

“Sebenarnya, 107 guru PNS ini sudah pernah ikut Pre Test PPG. Tapi, nilainya belum memenuhi Passing Grade. Sehingga, kami akan tetap mengajukan usulan kembali. Yang jelas, secara By Name By Addres sudah terdata di Kemendikbud,” pungkas Kabid Ketenagaan Dindikpora Brebes, Riyanto.***

Baca juga: 80 ODGJ di Kecamatan Tanjung Brebes sudah Divaksin, Begini Trik Petugas

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *