Masuk Daerah Rawan Longsor, Masyarakat di Bantarkawung Diminta Waspada

BPBD Brebes melakukan pelatihan relawan tanggap bencana untuk mengevakuasi korban. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Kabupaten Brebes merupakan salah satu daerah rawan bencana disaat musim penghujan tiba. Selain rawan bencana banjir, tanah bergerak, angin puting beliung, juga rawan terjadinya bencana longsor.

Bahkan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat terjadinya bencana. Pemkab Brebes, TNI/Polri, PMI, Tim SAR dan BPBD setempat,telah melakukan berbagai kesiapan dari mulai peralatan, relawan hingga pelatihan dan simulasi penanganan korban bencana.

Anggota DPRD Brebes, Sudono / Arah Pantura

Anggota DPRD Brebes, Sudono / Arah Pantura

Salah satu anggota DPRD Brebes, Sudono, Selasa (16/11) mengatakan jika salah satu daerah rawan longsor di Kabupaten Brebes, berada di Kecamatan Bantarkawung.

“Untuk di Kecamatan Bantarkawung ada beberapa 8 desa yang rawan longsor, yakni Desa Waru, Desa Karangapari, Desa Cinanas, Desa Cibentang, Desa Terlaya, Desa Tambakserang, Desa Sindangwangi, dan Desa Legok,” ujar Anggota DPRD Brebes yang sekaligus juga Tokoh Masyarakat Kecamatan Bantarkawung tersebut.

Sementara untuk desa yang rawan terjadi banjir di Kecamatan Bantarkawung itu, Anggota Komisi II DPRD Brebes ini, menambahkan ada di Desa Bantarkawung, Desa Pengarasan, dan Desa Kebandungan.

Anggota DPRD Brebes, Sudono menjelaskan banyaknya Desa-desa di Kecamatan Bantarkawung rawan terjadinya longsor dikarenakan kondisi alam di dataran tinggi yang sangat curam di saat hujan deras melanda.

” Ya, memang disini rawan longsor karena daerahnya sangat curam. Untuk itu masyarakat diminta menjaga hutan dan tidak melakukan penebangan hutan.” tegas mantan pimpinan DPRD Brebes itu.

Agar kejadian tanah longsor yang merenggut korban jiwa beberapa tahun lalu. Masyarakat diminta mewaspadai jika daerahnya dianggap tidak nyaman.

“Meski sangat berharap tidak ada bencana namun masyarakat diminta tetap waspada, pihak desa maupun masyarakat tetap terus memantau kondisi alam sekitar, terutama saat turun hujan deras,” pungkas Anggota DPRD Brebes Sudono.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *