Masuk Injury Time, Penyerapan Anggaran di Brebes Belum Ada 90 Persen

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Brebes,, Edy Kusmartono /ist

ARAH PANTURA, BREBES – Memasuki Injury Time, Lantaran tahun 2021 tinggal menghitung hari, namun penyerapan anggaran di tahun ini di Kabupaten Brebes masih kurang dari 90 persen.
Hal ini dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Brebes, Edy Kusmartono, Senin, (27/12) siang.

Kepala BPKAD Brebes, mengungkapkan dari data yang masuk sampai dengan, Kamis (23/12) pekan lalu. Pendapatan Daerah sudah mencapai dari 90,36 persen. Kemudian untuk belanja, penyerapan barulah sekitar 84,74 persen.

“Dari total anggaran belanja di tahun 2021 yang mencapai 3 triliun 286 miliar rupiah. Yang sudah dibelanjakan mencapai 2 triliun 874 miliar rupiah atau 84,74 persen,” ujar Kepala BPKAD Brebes.

Baca juga : Wow, Ada 4.358 Janda Cerai Di Brebes Selama Tahun 2021

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyerapan anggaran belum mencapai 90 persen. Kepala BPKAD Brebes menyebut karena adanya beberapa proyek strategis seperti di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) maupun di Dinas Pendidikan Brebes, yang belum selesai.

“Jadi beberapa proyek strategis itu belum selesai sampai hari ini karena memang kontraknya baru selesai mendekati akhir tahun anggaran. Kami berharap pada minggu ini bisa sudah selesai karena ini pekan terakhir di tahun 2021,” tegas Kepala BPKAD Brebes.

Kami berharap pada minggu-minggu ini penyerapan bisa terealisasi sehingga prosentase belanja bisa besar.

“Kami optimistis seluruh pekerjaan bisa selesai 100 persen, dikarenakan sejumlah pekerjaan strategi yang dikerjakan hampir mendekati final, meski ada juga sejumlah perkerjaan yang sudah selesai, namun pembayarannya harus melampaui tahun anggaran dikarenakan adanya kendala teknis saja,” ungkap Kepala BPKAD Brebes.

Ada beberapa catatan catatan khusus bagi Instansi atau OPD di Pemkab Brebes, jika pekerjaannya seperti fisik belum selesai dan catatan itu akan dilaporkan ke Bupati Brebes.

“Ada catatan-catatan atau penilaian, jika keterlambatan pekerjaan fisik akibat kelalaian, maka OPD yang bersangkutan akan diberi catatan khusus. Namun jika karena faktor bencana alam, pihaknya akan memberikan toleransi karena diluar kemampuan manusia. Semua catatan akan kami laporkan ke Bupati,” kata Kepala BPKAD Brebes.

Meski demikian, Kepala BPKAD Brebes ini, optimis penyerapan di tahun ini bisa 100 persen dan diatas dari penyerapan tahun sebelumnya di tahun 2020 yang lalu.

“Ya memang saat ini masih kurang dari 90 persen, tapi kami optimis bisa mencapai 100 persen, Kami juga meyakini penyerapannya bisa melebihi dari tahun 2020 lalu yang juga lebih dari 90 persen,” pungkas Kepala BPKAD Brebes, Edy Kusmartono.***

Baca juga: Jadi Pengedar Sabu, Satnarkoba Polres Tegal Tangkap Oknum LSM/Wartawan Di Brebes

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *