Mencicipi Kuliner Sate Blengong Pak Kasturi Rajak Yang Selalu Diincar Pemudik

ARAH PANTURA, BREBES – Bagi anda pemudik yang tengah melintas Kota Brebes, tak ada salahnya untuk mencicipi kuliner andalan masyarakat di Brebes.

Sate blengong merupakan sate khas Brebes yang memiliki cita rasa berbeda dengan sate lainnya pada umumnya seperti sate ayam maupun sate kambing.

Pada arus balik Lebaran kali ini, banyak pemudik yang sengaja mampir ke sate blengong Pak Kasturi Rajak yang ada di Jalan Kyai Hasyim Asy’ari Kelurahan Pasarbatang atau tepatnya di sebelah utara komplek Islamic Center Kota Brebes.

Nampak pemudik rela antri untuk segera dilayani lantaran banyaknya pemudik yang menikmati sate perpaduan hewan bebek dengan itik atau mentok itu. Banyak juga pemudik yang datang untuk membungkus sate blengong ini sebagai oleh-oleh saat kembali ke kota.

Ela (40) pemudik asal Jakarta mengatakan setiap kali mudik pulang kampung ke Kota Tegal, dirinya bersama keluarganya menyempatkan untuk mampir ke sate blengong Pak Kasturi Rajak hanya untuk mencicipi sate yang memiliki tusuk berukuran besar dan panjang dua kali dibandingkan sate pada umumnya.

Sate blengong khas Brebes, memiliki tusuk sate yang panjang dan besar dibandingkan sate pada umumnya. /Arah Pantura

Sate blengong khas Brebes, memiliki tusuk sate yang panjang dan besar dibandingkan sate pada umumnya. /Arah Pantura

“Saya suka karena sate blengong disajikan dengan ketupat guyuran kua santan kental dan sambel pedas yang memiliki cita rasa lebih kenyal dan empuk. Apalagi tusukan satenya yang panjang menambah daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Anwar (34) pemilik sate blengong Pak Kasturi Rajak menjelaskan pada arus mudik dan balik Lebaran, warung satenya banyak dikunjungi pemudik yang melintas.

BACA JUGA :  Dukung! Pemasangan Spanduk Penolakan Kegiatan Khilafatul Muslimin di Brebes

“Saat ini lebih ramai dibandingkan hari biasanya. Bahkan biasanya hanya menyembelih 9 ekor blengong, kali ini bisa mencapai 12 ekor. Alhamdulillah tutupnya pun lebih cepat karena banyak pembeli.

Anwar menambahkan pada saat ini sebagai pedagang hanya kesulitan mencari hewan itik blengong dikarenakan stok yang terbatas. Untungnya masih ada stok meski terbatas.

“Untuk satu tusuk sate blengong dijual hanya Rp. 8 ribu, sementara untuk satu mangkuk ketupat dijual Rp. 7 ribu,” jelasnya.

Nah, bagi anda yang penasaran. Silahkan saat melintas Kota Brebes untuk mampir ke sate blengong pa Kasturi Rajak yang sudah menjadi legendaris dan tentunya anda ketagihan.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.