Mengaku Prihatin, Dermawan Ini Sumbang ke Bocah Kelamin Ganda Untuk Biaya Pengobatan

Salsabila bersama keluarganya di Desa Legok Kecamatan Bantarkawung. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Pemberitaan soal adanya bocah perempuan 7 tahun warga Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, yang diduga mengalami kelainan pada alat kelaminnya, mulai mendapatkan sumbangan bantuan keuangan dari dermawan.

Setelah donasi warga Desa Legok Kecamatan Bantarkawung, memberikan sumbangan kepada keluarga Salsabila. Kali ini bantuan sebesar satu juta rupiah diberikan seorang dermawan, Dhani Bagus Purnama, yang sekaligus pemilik Toko Yes Telor Asin Brebes.

Menurut Dhani, saya hanya memberikan bantuan sekedarnya, hanya untuk meringankan beban, apalagi setelah membaca berita online di arahpantura.aboutsemarang.id tentang kondisi bocah itu yang membutuhkan biaya pengobatan.

Baca juga: Bocah di Bantarkawung – Brebes Memiliki Kelamin Ganda, Keluarga Bingung Biaya Pengobatan

“Meski tak seberapa paling tidak bisa meringankan beban keluarganya, yang saat ini memang membutuhkan biaya besar,” ujarnya.

Dhani menambahkan awalnya saya pengin ke sana menengok anak itu. Tapi karena jarak tempuh dan kesibukan. Akhirnya berinisiatif menghubungi pihak keluarga melalui Kades Legok, M. Ali Hakim., Pada Minggu (09/01) Siang.

“Alhamdulillah dari pa Kades, saya bisa menghubungi langsung pihak keluarga, Caswoyo ayah Salsabila dan mengirim uang sekedarnya adarnnya melalui rekening. Semoga bermanfaat dan Salsabila bisa normal kembali sediakala,” harapnya.

Sementara Caswoyo, ayah Salsabila saat dihubungi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik warga di desanya, pihak Pemerintah Desa Legok, maupun dermawan yang membantu keuangan maupun doa untuk kesembuhan anaknya.

Sementara soal kondisi anaknya Salsabila, Caswoyo ayahnya membeberkan, sampai saat ini anaknya masih sering menjalani pemeriksaan tim dokter RSUP Karyadi Semarang.

BACA JUGA :  Ayah Dan Anak Ditangkap Polisi Karena Terlibat Komplotan Pencuri Kerbau

“Salsabila masih menjalani pemeriksaan bolak-balik di Semarang (RSUP Karyadi), tim dokter juga belum menentukan kapan anak saya mau di operasi. Mungkin masih melakukan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Sebagai orang tua, saya berharap anak saya bisa kembali sediakala seperti anak-anak seusianya. Alhamdulillah dia tidak minder bermain sama anak-anak lainnya,”pungkasnya.***

Baca juga: Horee! Ainu Rofik Bocah Pemulung Asal Brebes Dapat Sepeda

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.