Musyaffa Mengaku Prihatin Musibah Keracunan Massal Menimpa Puluhan Warga di Desa Kubangjati Ketanggungan

Anggota Komisi IV DPRD Brebes Musyaffa. / Ist

ARAH PANTURA, BREBES- Musibah keracunan yang menimpa puluhan warga Desa Kubangjati Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan tim medis.

Banyak yang prihatin atas musibah yang menimpa warga, khususunya kaum ibu-ibu yang menjadi anggota jamiyah pengajian Marhabanan di Desa Kubangjati.

Salah satunya anggota Komisi IV DPRD Brebes, Musyaffa yang meminta kepada pemerintah harus maksimal memberikan pelayanan kesehatan kepada korban keracunan massal di Kecamatan Ketanggungan tersebut.

“Apapun alasannya, pemerintah harus hadir, apapun kronologinya, dimana yang menjadi korban adalah masyarakat Kabupaten Brebes, ” kata Musyaffa usai menghadiri pembukaan Konfercab Fatayat NU Brebes, di Ponpes Al-Fatah Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, Minggu (19/05/24) siang

Saat ini, terpenting memberikan penanganan yang maksimal dan serius oleh tim medis. Apalagi jelas Ketua Fraksi PKB DPRD Brebes ini, korban keracunan ini massal, sehingga penanganan harus benar-benar menyeluruh, supaya tidak ada adanya korban fatal yang bisa menyebabkan hal yang buruk terjadi ke depan.

“Atas musibah ini kami sangat prihatin, ikut bela sungkawa dan sebenarnya kejadian seperti ini sering terjadi. Kami Mendoakan semoga segera diberikan kesembuhan bagi para korban keracunan,” harap Musyaffa.

Kedepan, Komisi IV DPRD Brebes meminta kepada masyarakat untuk lebih hati hati soal kehigienisan makanan, penggunaan obat maupun bahan makanan agar lebih diawasi jangan sampai ada kadaluarsa, seperti bumbu-bumbu yang akan dimasak.

“Semoga kejadian seperti ini tidak kembali terjadi, dengan kehati-hatian bersama,’ jelas Musyaffa

Puluhan warga Desa Kubangjati Kecamatan Ketanggungan mengalami keracunan massal. / Ist

Puluhan warga Desa Kubangjati Kecamatan Ketanggungan mengalami keracunan massal. / Ist

Seperti diberitakan sebelumnya, 67 warga Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami keracunan massal.

BACA JUGA :  Keren, Siswa SDN Brebes 02 Antusias Gelar Karya P5

Dari total 67 orang keracunan massal, 54 menjalani perawatan di RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan 7 orang rawat jalan. Dan 6 orang menjalani perawatan di RS Asyifa Kecamatan Banjarharjo.

Dari laporan yang dihimpun dilapangan, puluhan warga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan nasi kotak yang didapat para ibu-ibu usai pengajian Jamiyah, pada Jumat (17/05/24) lalu

Para anggota Jamiyah tersebut, bersama anggota keluarganya yang menyantap hidangan tersebut dan sejak Sabtu ( 18/05/24) kemarin, para korban keracunan dilarikan ke dua rumah sakit.

Kepala Desa Kubangjati Abdul Khodir mengatakan, diduga warga desanya yang dilarikan ke rumah akibat keracunan makanan yang didapat berupa nasi kotak dari salah satu warga yang menggelar pengajian.

“Korban keracunan diperkirakan akan terus bertambah, karena yang diduga penyebab keracunan, tidak hanya para jamiyah pengajian (ibu-ibu), namun juga anggota keluarga lainnya,” kata Kades Kubang Jati, Abdul Khodir, Sabtu (19/05/24) pagi.

Namun , untuk memastikan penyebab keracunan harus dilakukan pemeriksaan laboratorium oleh tim medis.

“Alhamdulillah tidak semua warga yang mengkonsumsi makanan menjalani rawat inap di rumah sakit. Ada yang pulang karena tidak menderita sakit parah, ungkap Kades Kubang Jati, Abdul Khodir.

Siti Aliyah (38), salah seorang pasien yang dirawat mengungkapkan, ada empat orang anggota keluarganya harus dirawat dirumah sakit. Selain dirinya, dua anak dan suaminya juga harus dilarikan ke rumah sakit akibat mual, muntah dan dehidrasi.

“Saya pulang dari pengajian dapat dua nasi kotak. Lalu pada Jumat malam di makan sekeluarga. Namun, merasakan sakit pada Sabtu dinihari dan kami sekeluarga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Siti.

Terpisah, Direktur RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan dr. Ali Budiarto menuturkan, pasien yang mengalami keracunan massal amengalami sakit kepala, mual, muntah dan dehidrasi.

BACA JUGA :  Kasihan, 52 Anak di Brebes Jadi Korban Kekerasan Seksual Sepanjang 2021

Puluhan pasien ini, kini ditangani pihaknya dengan memberikan infus dan masih berada di ruang IGD RSUD Ir. Soekarno. Akibat membludaknya pasien ada yang dirawat hingga lorong rumah sakit.

“Dugaan sementara karena keracunan. Namun, guna memastikan kasus keracunan massal ini, kini ditangani pihak kepolisian. Sementara tim medis kami fokus pada penanganan kepada puluhan pasien,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *