Napiter Imam Mulyana Tunjukkan Langsung Lokasi Penyimpanan 35 kg Bahan Baku Bom

ARAHPANTURA – Penemuan bahan baku bom jenis TATP sebanyak 35 kilogram oleh Densus 88 di Kaki Gunung Ciremai Majalengka mengagetkan masyarakat.

Ternyata lokasi penyimpanan bahan peledak diungkapkan langsung narapidana terorisme (napiter) Imam Mulyana yang ditangkap 2017 lalu di Cirebon.

Kabagops Densus 88 Kombes Pol Aswin Siregar, menjelaskan jika Imam Mulyana terlibat langsung dalam pencarian 35 Kg bahan peledak tersebut. Dialah yang mengarahkan jalan di hutan lebat di Gunung Ciremai.

“Tim Polres Majalengka dan tim Lapas Sentul yang mengawal napiter Imam Mulyana melakukan pencarian. Seluruh tim membelah hutan yang lebat dengan rute yang tidak lazim selama berhari-hari,” kata Aswin dikutip kumparan, Senin (4/10).

BACA JUGA: 35 Kg Bahan Peledak Milik Teroris Ditemukan di Kaki Gunung Ciremai, Akan Diledakan Saat Kunjungan Jokowi

Aswin menuturkan, Imam kini sedang diikutsertakan dalam program deradikalisasi Densus 88.

“Melakukan upaya deradikalisasi dan pembinaan berkelanjutan terhadap Imam Mulyana, hingga akhirnya terdakwa teroris itu berikrar untuk mengakui kedaulatan NKRI dan setia kepada Pancasila,” ujar Aswin.

Imam Mulyana merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap Densus 88 di Cirebon pada 2017 lalu. Saat ini Imam tengah menjalani hukuman di Lapas Gunung Sindur.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *