Nenek Berusia 60 Tahun, Terjaring Razia Satpol PP Brebes Saat Ngamar di Hotel

Razia Satpol PP Brebes di hotel-hotel di Pantura Brebes. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Menjelang bulan suci Ramadhan, Satpol PP Kabupaten Brebes terus gencar melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) di berbagai tempat yang ada di Kabupaten Brebes.

Seperti halnya razia petugas Satpol PP disejumlah hotel yang ada di wilayah Pantura Brebes, Jumat (01/4) dinihari. Dimana petugas berhasil menjaring puluhan pasangan bukan suami istri yang kepergok tengah berada di dalam kamar.

Kepala Satpol PP, Linmas dan Damkar Brebes Supriyadi melalui Kasi Penegakan Perda Prasida Kurniawan, mengatakan razia digelar untuk membuat kenyamanan masyarakat di Kabupaten Brebes menghadapi bulan suci Ramadhan.

“Razia yang kami lakukan sesuai dengan Pasal 31 tahun 2018 tentang tertib tuna sosial dan alhamdulilah saat razia berlangsung aman tanpa kesulitan,” ujar Prasida Kurniawan, Jumat (01/4) siang.

Saat razia di hotel yang digelar sejak Kamis malam hingga Jumat dinihari, petugas Satpol PP berhasil menjaring 21 pasangan mesum, dan saat razia di tempat lokalisasi di Bancang Kecamatan Losari dan di Cigedog Kecamatan Kersana, ada beberapa wanita tuna susila (WTS) yang diamankan.

“Dari pasangan yang terjaring, salah satunya nenek berusia 60 tahun yang lagi berduaan dengan seorang pria berusia 29 tahun. Saat ditanya nenek itu menyebut jika dirinya adalah pasangan kekasih,” ungkapnya.

Dari puluhan orang yang terjaring kemudian diamankan di Kantor Satpol PP Brebes, untuk membuat surat pernyataan tidak mengulanginya kembali. Termasuk memanggil pihak keluarga masing-masing untuk dijemput.

“Jika mereka mengulangi akan kami lakukan penindakan dengan tindak pidana ringan (tipiring).,” Jelasnya

BACA JUGA :  ABK Asal Tanjung Tenggelam Saat Buang Air Besar, Tim SAR Lakukan Pencairan

Satpol PP berencana akan terus-menerus menggelar razia penyakit masyarakat diberbagai tempat hingga bulan puasa dan lebaran mendatang, baik itu di kos-kosan, hotel, warung remang-remang, hingga pedagang minuman keras.

“Razia bertujuan membuat ketertiban dan kenyamanan khususnya bagi umat islam yang tengah menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.****

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.