Pelajar di Dukuh Wadas Gumantung, ke Sekolah Harus Seberangi Derasnya Arus Sungai

ARAHPANTURA, BREBES – Memasuki musim penghujan membuat aliran arus air Sungai Pedes dan Sungai Glagah yang ada di wilayah Brebes Selatan sangat deras. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga di Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes menjadi terganggu.

Pasalnya, warga di pedukuhan ini terisolir lantaran tidak memiliki jembatan sebagai akses jalan menuju Tonjong atau ke daerah lainnya., Seperti menuju Bumiayu maupun ke kota Brebes.

Selama ini warga terpaksa menyeberangi sungai yang menjadi titik pertemuan Sungai Pedes dan Sungai Glagah itu. Namun, disaat seperti sekarang ini dengan meluapnya air sungai yang sangat deras, warga pun harus berjibaku berjalan ditengah derasnya sungai itu.

Termasuk kondisi ini menyebabkan pelajar di desa tersebut, terpaksa ada yang nekad menyeberangi sungai menuju sekolah, ada juga yang terpaksa digendong orang tuanya, hingga tidak sedikit yang enggan untuk berangkat ke sekolah karena kahwatir terbawa arus sungai.

Kepala Desa (Kades) Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Fathuri, mengatakan jika sejak tahun 2016 yang lalu, jembatan dipedukuhan tersebut, msngalami kerusakan parah yang akhirnya tidak bisa digunakan warga sebagai akses penyeberangan.

‘Jika sebelumnya ditahun 2004 sempat dibangun jembatan permanen. Seiring berjalannya waktu di tahun 2007 jembatan tersebut rusak diterjang arus sungai yang deras. mengalami kerusakan, yang disebabkan olej arus sungai yang deras, ” tutur Kades Kutamendala Fathuri.

Kades Kutamendala juga menambahkan jika pasca terputusnya jembatan Wadas Gumantung, warga sebenarnya juga pernah secara swadaya membangun jembatan darurat. namun sekitar tahun 2014 kembali mengalami kerusakan hingga sekarang ini.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Brebes segera membangun jembatan di pedukuhan kami yang terisolir. Sehingga akan mempengaruhi akses perekonomian warga dan bisa mempermudah pelajar ketika menuju ke sekolah, ” pungkas Kades Kutamendala tersebut.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *