Pelaku Pembunuhan Istrinya di Tegal, Lakukan Bunuh Diri

Pelaku pembunuhan istrinya sendiri di Tegal akhirnya meninggal dunia setelah mencoba bunuh diri. /Ist
ARAH PANTURA, TEGAL – Jajaran Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tegal akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Masrukha (36) di tempat persembunyiannya, di sebuah kontrakan yanga ada di Desa Lebaksiu Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Kamis (25/11) malam.
Pelaku pembunuhan yang ditangkap polisi yang tidak lain adalah suaminya sendiri Trisno alias Slamet (35) warga Desa Dukuhjati Wetan, Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal.
Saat dilakukan penggrebekan, pelaku sedang berada di dalam kamar mandi. Polisi yang telah melakukan pengejaran selama 5 hari kemudian mendobrak paksa pintu kamar mandi dan menemukan pelaku sedang mencoba bunuh diri dengan menusukkan pisau dapur ke arah dada dan lehernya sendiri. Di tubuh pelaku pun sudah ada luka tusuk akibat percobaan bunuh diri itu.
Kapolsek Lebaksiu, AKP Nugroho Santoso, Jumat (26/11) mengungkapkan setelah melihat pelaku hendak bunuh diri, petugas langsung mengamankan pisau dari tangan pelaku.
“Petugas pun berusaha mengamankan pisau dan mengevakuasi pelaku ke RSUD dr. Soesilo Slawi untuk menjalani perawatan,” ujar Kapolsek Lebaksiu AKP Nugroho Santoso
Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soesilo Slawi selama beberapa jam, pelaku pembunuhan isterinya ini akhirnya meninggal dunia pada pukul 08.10 Jumat (26/11) pagi.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soesilo Slawi, dr Titis Cahyaningsih MMR menjelaskan, pasien meninggal dunia karena mengalami luka serius di bagian leher dan dadanya. Saat pasien baru tiba di rumah sakit sekitar sekitar pukul 02.00 dini hari, petugas medis langsung melakukan pemeriksaan.
“Pasien meninggal dunia pada Jumat pagi ini, karena mengalami luka serius dibagian leher dan dadanya akibat benda luka benda tajam.”kata dr Titis Cahyaningsih MMR.
Sebelumnya, pelaku diketahui telah melakukan penganiayaan istrinya, Masrukha (36), hingga korbannya meninggal dunia usai ditusuk pada dada dan lehernya oleh suaminya sendiri yang terjadi pada Minggu (21//11) lalu, dimana penganiayaan berujung kematian tersebut dipicu persoalan istrinya yang tengah menggugat cerai.***
Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *