Pelatih Persija Jakarta Positif Covid-19 Setelah 5 Pemainnya Terpapar

ARAH PANTURA – Persija Jakarta yang seharusnya bertanding melawan Arema FC tidak mampu menunjukkan performa yang maksimal. Ini lantaran lima pemain inti dari Persija Jakarta dinyatakan positif Covid-19.

Kehilangan lima pemain meskipun hanya sementara waktu tentu membuat kekuatan Persija Jakarta sangat berkurang, ditambah baru-baru ini Pelatih Kepala mereka yaitu Sudirman juga dinyatakan terpapar Covid-19.

Akibatnya, persiapan Macan Kemayoran ini dalam menghadapi Arema FC sangat terganggu.

“Kita ada kendala karena tak bisa bertatap muka secara langsung dengan para pemain dan pelatih kepala yang terpapar Covid-19,” ujar Ferdiansyah, asisten pelatih Persija Jakarta dalam konferensi pers, Jumat siang, 4 Februari 2022.

“Namun, untuk komunikasi berjalan dengan baik. Semua materi latihan dan persiapan, kami komunikasikan dengan pelatih kepala,” imbuhnya.

Bertambahnya anggota tim Persija Jakarta yang terpapar Covid-19 adalah hasil dari tracing yang dilakukan manajemen.

Sebelumnya, Riko Simanjuntak menjadi pemain pertama yang absen akrena terpapar Covid-19.

“Memang berdasarkan hasil PCR tracing kemarin, terjadi penambahan anggota tim yang terpapar covid, termasuk pelatih Kepala, Sudirman, dan Coach Fauzi,” ujar Ferdiansyah.

Baca Juga: Presiden Persebaya Keberatan Jadi Penyumbang Terbanyak Pemain Timnas, Ini Alasannya

Adapun penyebab para pemain dan pelatih Persija terpapar Covid-19 sendiri bukan karena tidak mematuhi prokes. Pihak Manajemen Persija Jakarta bahkan sudah mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sebelumnya.

Menurut Ferdiansyah, perbedaan masa inkubasi virus di masing-masung orang berbeda. Sehingga, pada saat dilakukan tes PCR terakhir kemarin, ada penambahan kasus.

BACA JUGA :  Tim Uber Indonesia Kalahkan Prancis, Nandini Putri Arumni Cedera

“Sebenarnya sejak ditemukan kasus pertama di dalam tim, manajemen mengeluarkan kebijkan untuk melarang anggota tim umelakukan kegiatan selain latihan. Namun penyebaran di dalam tim susah utk dihindari,” jelasnya.

“Jadi, penambahan kasus ini adalah rangkaian kasus pertama yang lalu, karena masa inkubasi virus di tiap orang berbeda-beda,” imbuhnya.***

(adn)

Baca Juga: Bintang Emon Resmi Lamar Sang Kekasih, Banjir Ucapan Selamat di Kolom Komentar

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.