Pembelajaran Tatap Muka Penuh Akan Diberlakukan di Kota Cirebon

ARAHPANTURA – Pemerintah Kota Cirebon berencana melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh atau 100 persen.

Rencana ini mulai dijalankan setelah beberapa sekolah menjalani PTM terbatas sekitar 3 minggu. Sebelum rencana itu direalisasikan, Dinas Kesehatan Kota Cirebon terlebih dahulu akan melakukan tes rapid antigen secara random.

“Jika dalam satu bulan tidak ada kasus baru, maka tidak menutup kemungkinan kita akan memberlakukan PTM penuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Edy Sugiarto kepada wartawan, Jumat (24/9).

Ia menjelaskan, capaian vaksinasi di Kota Cirebon mencapai 69 persen beberapa waktu kedepan angkanya akan terus bertambah.

Di sisi lain, tenaga kesehatan disebar ke sejumlah sekolah untuk melakukan monitoring apakah ada kasus baru atau terjadinya klaster sekolah.

BACA JUGA: Target Vaksinasi COVID-19 Ibu Hamil di Kota Cirebon 5.800 Orang

“Dari hasil moitoring ke sekolah-sekolah, beberapa minggu ini relatif aman. Kami berharap kondisi ini terus bertahan dan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Agus Mulyadi menyatakan, selama 2 bulan terakhir merupakan waktu transisi menuju PTM 100 persen.

Agus pun meminta, Dinas Pendidikan melakukan evaluasi prokes di seluruh sekolah yang menggelar PTM terbatas.

“Kita minta Disdik melakukan evaluasi. Bagaimana penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah apakah berjalan sesuai dengan yang ditetapkan atau masih ada kendala. Lalu, terjadinya kasus baru atau penambahan kasus Covid-19 juga perlu di monitor disamping kami juga menggencarkan akselerasi vaksinasi,” pungasnya.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *