Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali Hingga 2 Minggu Kedepan, Ini Sebabnya

ARAHPANTURA – Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama dua minggu ke depan.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan jika PPKM Jawa-Bali diperpanjang sampai tanggal 24 Januari.

“[PPKM Jawa-Bali diperpanjang] sampai tanggal 24,” kata Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (17/1).

Dalam konferensi pers usai rapat terbatas, pemerintah telah memutuskan untuk kembali menerapkan asesmen PPKM mingguan sejalan dengan melonjaknya varian Covid-19 Omicron di Indonesia.

“Pemerintah akan kembali melakukan asesmen PPKM yang dievaluasi setiap minggunya dan menghapus asesmen dua minggu, semata-mata untuk mengikuti perkembangan kasus Omicron yang diprediksi meningkat sangat cepat,” kata Menko Luhut.

Luhut menekankan pemerintah akan terus memantau perkembangan kasus varian Omicron di sejumlah negara, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi ke depan.

BACA JUGA: PPKM Level 3 Dibatalkan, Ini Alasan Luhut

Ditegaskan Luhut, Pemerintah juga akan melakukan berbagai langkah mitigasi agar tren peningkatan kasus Omicron di Indonesia bisa jauh lebih terkendali dibandingkan negara lain.

“Pemerintah akan melakukan berbagai langkah mitigasi agar peningkatan kasus yang terjadi lebih landai dibandingkan dengan negara lain sehingga tidak membebani sistem kesehatan kita,” tegasnya.

Luhut memperkirakan puncak gelombang Omicron di Indonesia terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret tahun ini. (ard)

Spread the love

BACA JUGA :  Aturan Ganjil Genap PPKM Level 4 di Kota Cirebon, Pengelola Goa Sunyaragi Buka Suara

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.