Pemkab Brebes Tanggap Akan Rehab Rumah Nyaris Ambruk di Pasarbatang, Tapi Ada Syaratnya

ARAHPANTURA, BREBES – Petugas Dinas Perumahan Kawasan dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Brebes mendatangi rumah yang nyaris ambruk milik pasangan Agus Gunawan dan Sri Hartini di RT 05 RW 10 Kelurahan Pasarbatang.

Petugas Dinperwaskim ini melakukan peninjauan kondisi rumah sekaligus menemui pemilik rumah.

Peninjauan ini dilakukan setelah munculnya pemberitaan di media termasuk di ArahPantura.id, terkait rumah nyaris ambruk yang berada tidak jauh dari Kantor Bupati Brebes.

Dinperwaskim Brebes, saat meninjau rumah nyaris ambruk./ ArahPantura

Kabid Perumahan Rakyat Dinperwaskim Pemkab Brebes, M. Taulani, menjelaskan jika melihat kondisi rumah memang tidak layak dan membahayakan penghuni jika tidak dilakukan rehab.

BACA JUGA: Kasihan, Rumah di Dekat Kantor Bupati Brebes Nyaris Roboh, Belum Dapat Bantuan Karena Ini

“Rumah ini memang tidak layak ditempati karena rawan ambruk dan bisa membahayakan penghuni rumah,” ujar M. Taulani

Ditambahkan Taulani, rumah ini terhambatnya mendapatkan dana rehab rumah melalui program rumah tidak layak huni (RTLH) dikarenakan persoalan administrasi.

“Saya telah koordinasi dengan pihak Kelurahan Pasarbatang untuk menyelesaikan administrasi dengan satu nama kepemilikan rumah, masalahnya rumah tersebut masih tumpang atau rumah warisan”. Kalau persoalan administrasi selesai kita akan melakukan rehab rumah melalui Anggaran tanggap darurat,” tambah Taulani.

Hal yang sama juga dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Brebes yang juga meninjau langsung kondiri rumah yang nyaris ambruk.

Dinsos bertemu penghuni rumah yang merupakan anggota KPM PKH di Kabupaten Brebes.

Kabid Penanggulangan Kemiskinan Dinsos Brebes, Bambang Setyawan mengungkapkan jika kedatangannya juga untuk menjawab permintaan pihak Kemensos RI, untuk melihat langsung kondisi dan memberikan bantuan.

“Kami datang untuk menjawab permintaan dari Kemensos yang meminta melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan,” kata Bambang.

Selain untuk memberikan bantuan sembako, pihak Dinsos juga berencana akan memberikan bantuan keuangan guna meringankan beban anggota PKM PKH tersebut.

“Kami berikan bantuan pendampingan dana disaat mendapatkan program rehab rumah yang diusulkan dari Dinperwaskim,” tambah Bambang.

Sementara itu Lurah Pasarbatang, Kusuma Edi berencana akan mengumpulkan seluruh anggota keluarga ahli waris rumah tersebut. Ini terkait penamaan rumah warisan agar dinamakan salah satu nama guna mempermudah bantuan rebah rumah.

“Kami akan bermusyawarah dengan seluruh ahli waris, agar rumah yang hampir seluruhnya roboh ini bisa dinamakan satu orang, sehingga mempermudah administrasi untuk menerima bantuan rehab rumah dari pemerintah”. ujar Kusuma Edi, kamis (7/10) pagi.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *