Pemkot Cirebon Luncurkan Kantin Kejujuran di Sekolah Sebagai Implementasi Pendidikan Anti Korupsi

ARAH PANTURA, CIREBON – Pemkot Cirebon melalui Dinas Pendidikan Kota Cirebon bersama Kejaksaan Negeri Kota Cirebon meluncurkan Kantin Kejujuran.

Adapun peluncuran kantin kejujuran tersebut dilakukan serentak di seluruh sekolah di Kota Cirebon. Untuk peresmian sendiri dilakukan secara simbolis di SMP Negri 5 Kota Cirebon, Jalan Dr. Wahidin, Kota Cirebon pada Selasa (14/5/2024).

Mengangkat tema “Aksi Nyata Implementasi Pendidikan Anti Korupsi”, Kantin Kejujuran diresmikan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, Kepala Kejaksaan Negri Kota Cirebon, Dandim 0614 Kota Cirebon, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi mengatakan dengan diluncurkannya Kantin Kejujuran di sekolah bisa menjadi gerakan nyata untuk bisa menanamkan pendidikan anti korupsi. Agus juga berharap, program kantin kejujuran ini bisa menjadi kegiatan yang terus berkelanjutan.

“Program ini bukan program baru sebetulnya. Aksi nyata pendidikan anti korupsi di sekolah dalam bentuk kantin kejujuran ini, sebagai upaya kita untuk menanamkan kejujuran pada anak-anak,” ujar Agus usai kegiatan.

Peluncuran kantin kejujuran di Kota Cirebon, menurut Agus, dilakukan secara serentak diseluruh sekolah, baik sekolah negri, swasta, termasuk di sekolah dasar. Agus juga meminta kepada Kadisdik untuk berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) X Provinsi Jawa Barat, untuk diterapkan di SMA, SMK, maupun SLB, termasuk juga di perguruan tinggi.

“Supaya mereka juga bisa diajak untuk menerapkan kantin kejujuran sesuai dengan situasi yang ada. Tapi kita berharap ini menjadi sebuah gerakan yang mulai hari menjadi gerakan terus menerus, agar anak-anak memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan sesuai norma yang baik,” katanya.

BACA JUGA :  Pembangunan Rumah Sakit Baznas Kota Cirebon Masih Terkendala, Ini Sebabnya

“Sehingga, kalau ini bisa menjadi sebuah pembentukan prilaku atau integritas, rasanya kita punya keyakinan bahwa, anak-anak ini akan memiliki nilai-nilai integritas di lingkungan sekolah, saat bekerja, termasuk di lingkungan yang besar,” sambungnya.

Pemerintah Daerah, kata Agus, akan mendorong setiap sekolah di Kota Cirebon untuk bisa memasukan kurikulum pendidikan anti korupsi. Hal ini, menurut Agus, sebagai upaya preventif dalam membangun integritas kepada anak-anak.

“Mudah-mudahan ini akan menjadi bagian dari momentum kita untuk merefresh kembali program kantin kejujuran. Dan kita mempunyai sebuah contoh implementasi yang menjadi pembentukan karakter,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negri Kota Cirebon, Umaryadi menambahkan kantin kejujuran merupakan salah satu program pendidikan anti korupsi yang diterapkan di sekolah. Program ini, menurut Umaryadi, salah satu bentuk mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi.

“Tidak hanya mengedepankan aspek pencegahan dan penindakan, tapi program ini berfungsi edukatif, yaitu memberikan pendidikan kepada semua orang agar kita punya budaya malu terhadap korupsi,” ujar Umaryadi.

“Jadi intinya, kantin kejujuran ini menanamkan, memberikan pengertian kepada siswa tentang nilai-nilai kejujuran dan kebaikan. Sehingga ini menjadi bekal bagi para peserta didik atau siswa siswi kedepannya, bika itu didalam sikap dan prilaku di kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.***

(HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *