Perang Sarung di Jalingkut Brebes Berhasil Digagalkan, Begini Kronologisnya

Pemdes Randusanga Kulon mengumpulkan remaja desanya untuk tidak melakukan tawuran. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Pemerintah Desa Randusanga kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes berhasil membubarkan 2 kelompok remaja dari dua desa yang akan melakukan aksi tawuran di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes pada Jumat (08/4) kemarin.

Kepala Desa Randusanga Kulon Afan Setiono mengatakan pihak desa yang mendapatkan laporan akan adanya perang sarung, antara remaja Desa Randusanga Kulon dan Desa Pagejugan Kecamatan Brebes, beredar melalui media sosial (Medsos).

“Mungkin karena ingin mencari jati dirinya, terus adanya tantangan melalui medsos akhirnya diterima dan bersepakat untuk tawuran di Jalingkut,” ujarnya. Sabtu (09/4) siang.

Setelah mendengar akan adanya perang sarung. Kepala Desa dan perangkat Desa Randusanga Kulon langsung ke TKP untuk menggagalkan tawuran.

“Alhamdulillah bisa dicegah karena saya tidak mau berkepanjangan nanti melibatkan orang-orang dewasa. Saya ingin suasana Desa Randusanga Kulon kondusif apalagi di bulan suci ramadhan,” beber Kades.

Agar kejadian tidak kembali terulang, 30 anak remaja kemudian dipanggil untuk diberi pembinaan termasuk melibatkan pihak kepolisian. Mereka pun kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak kembali mengulangi perbuatannya.

“Setelah diberi pemahaman dan membuat surat pernyataan, kami kemudian mengantar anak-anak dari warga desa kami yang dikumpulkan untuk dikembalikan kepada pihak orang tua,” pungkasnya.***

Spread the love

BACA JUGA :  Kades Pakujati Kecamatan Paguyangan Ditahan Gegara Korupsi, Begini Videonya

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.