Perolehan PBB-P2 di Brebes Optimistis Lampaui Target, Begini Penjelasannya

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Brebes, Subandi. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Target perolehan penerimaan pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten di tahun 2021 bisa melampaui target lebih dari 100 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Brebes, Subandi, Jumat (17/12) siang mengungkapkan sampai hari ini perolehan penerimaan pajak dari PBB-P2 sudah mencapai 99,27 persen dari target perolehan 40 milyar rupiah di tahun 2021.

Capaian ini berkat peran serta Kejaksaan Negeri Brebes dalam membantu mengoptimalkan setoran tunggakan PBB-P2 di masyarakat. Selain memberikan apresiasi kinerja Kejaksaan, Pemkab Brebes juga mengapresiasi kinerja pihak Kecamatan dan pihak Desa/ Kelurahan melalui perangkatnya dalam memungut pembayaran PBB di masyarakat.

“Capaian ini, juga berkat kinerja Kejaksaan, pihak Kecamatan dan pihak Desa maupun Kelurahan. Saya mengapresiasi semua pihak sehingga target pajak dari PBB-P2 bisa maksimal,” ujar Kepala Bapenda Brebes.

Baca juga: Satnarkoba Polres Brebes Berhasil Ungkap 42 Kasus Selama Tahun 2021

Faktor lainnya, menurut Kepala Bapenda Brebes, yakni karena adanya kemudahan bagi objek pajak dalam pembayaran PBB-P2 melalui fasilitas yang telah disiapkan.

“Kemudahan lainnya yaitu masyarakat sebagai objek pajak bisa membayar melalui Minimarket serta internet M-banking,” jelas Kepala Bapenda Brebes.

Bahkan, sebagai bentuk transparansi, tegas Kepala Bapenda Brebes ini, menyebut pihaknya telah memiliki aplikasi M-PBB yang bisa di akses oleh masyarakat umum.

“Masyarakat bisa mengakses pembayaran PBB-P2 melalui aplikasi M-PBB, nanti bisa terlihat mana saja pajak yang sudah terbayarkan, atau PBB-P2 yang masih menjadi tunggakan,” kata Kepala Bapenda Brebes

Saat ini, penjelasan kepala Bapenda tersebut, Pemkab Brebes terus menggenjot 11 pajak sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang tidak hanya bersumber pada perolehan pajak PBB semata.

“Ada 11 pajak target pihaknya untuk pendapatan asli daerah, salah satu yang terbesar yakni dari pajak penerangan jalan (PJJ). Dimana target PJJ pada tahun ini mencapai 51,1 miliar rupiah,” pungkas Kepala Bapenda, Subandi.***

Baca juga: Berteduh di Gubuk Sawah, 2 Warga Desa Sutamaja Kersana Tewas Tersambar Petir

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *