Pohon Rindang di Kota Cirebon Dipangkas Jelang Musim Hujan

ARAHPANTURA– Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Cirebon memangkas pohon rindang jelang datangnya musim hujan.

Pemangkasan dilakukan sebagai upaya meminimalisir dampak bencana alam salah satunya yaitu rawan pohon tumbang. Pasalnya, ketika musim hujan tiba intensitas hujan dan angin cukup kencang.

Pohon rindang memiliki potensi bahaya yang harus diwaspadai seperti rawan menimpa rumah dan pengguna jalan.

Kepala DPRKP Kota Cirebon Agung Sedijono menjelaskan sejumlah pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dan pemukiman akan dipangkas hingga ditebang.

“Pohon yang rimbun dan dahannya menjalar tak beraturan akan dipangkas, sedangkan pohon yang lapuk termakan usia akan ditebang,” katanya, Jumat (24/9).

BACA JUGA: Target Vaksinasi COVID-19 Ibu Hamil di Kota Cirebon 5.800 Orang

Pemangkasan pohon rawan tumbang dilakukan di hampir seluruh ruas jalan di Kota Cirebon seperti Jalan Nyimas Gandasari, Jalan Kesambi, Jalan Kanggraksan, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Diponogoro, dan lainnya.

“Sebelum dipangkas, kami melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Karena ruas jalan di Kota Cirebon ada yang tanggungjawabnya Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat,” terangnya.

Pihaknya juga menerima permintaan masyarakat yang ingin pohon dekat rumahnya dipangkas atau ditebang. Jika pohon tersebut ditebang, maka masyarakat wajib mengganti sesuai besarnya pohon.

“Jika pohon besar yang ditebang, maka wajib menanam kembali sepuluh pohon. Sedangkan jika pohon ukuran sedang, wajib menanam lima pohon, dan jika pohon kecil, diwajibkan menanam dua pohon sebagai penggantinya,” ujarnya.

Meski tidak ada aturan tertulis, namun hal itu sebagai upaya menjaga keseimbangan antara pohon yang ditebang dengan pohon yang ditanam.

“Kami tidak ingin setelah pohon ditebang tidak ada lagi penggantinya, jadi kami minta kesadaran masyarakat,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *