PPKM Level 3 Dibatalkan, Ini Alasan Luhut

ARAHPANTURA,- Mempertimbangkan sejumlah aspek kondisi saat ini, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan resmi membatalkan penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada masa libur Nataru 2021-2022.

“Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM Level 3 pada periode Nataru di semua wilayah,” jelas Luhut dalam keterangan resminya.

Adanya pembatalan penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru tersebut, dikarenakan pemerintah optimis situasi pandemi COVID-19 saat libur Nataru kali ini jauh lebih baik dibandingkan 2020-2021.

“Sebagai perbandingan, belum ada masyarakat Indonesia yang divaksinasi pada periode Nataru tahun lalu. Hasil sero-survei juga menunjukkan masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi COVID-19 yang tinggi,” tambah Luhut.

Baca Juga: Larangan Cuti PNS Saat Nataru, Terbukti Siap- Siap Kena Sanksi

Bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar kota saat libur Nataru 2021-2022, diwajibkan harus sudah divaksinasi 2 dosis.

“Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap ataupun tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan bepergian jarak jauh,” terang Luhut.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diwajibkan melakukan swab antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan. “Antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut termasuk penyeberangan,” tambah Luhut.

SIKM tidak jadi diberlakukan
Adapun menyoal pemberlakuan kewajiban penyertaan Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM, dipastikan tidak jadi diberlakukan.

“Tidak ada SIKM, cukup dengan vaksin dan rapid test antigen,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi saat dihubungi kumparan, Selasa (7/12/2021).

Tetap ada pos check point
Kendati sudah tidak ada lagi pemberlakuan SIKM bagi masyarakat yang bepergian saat libur Nataru, Kepolisian rupanya tetap akan menghadirkan pos-pos check point di beberapa titik.

“Nanti tetap akan ada pos-pos check point,” beber Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo kepada kumparan, Selasa (7/12/2021).

Sayangnya, Sambodo belum bisa memastikan apakan nantinya akan tetap ada pemeriksaan syarat perjalanan di pos check point tersebut atau tidak.

“Saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat,” sambung Sambodo.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *